banner 200x200

Home / Featured / Nasional

Senin, 14 November 2016 - 11:17 WIB

Ahli Hukum Pidana Nilai Sudah Ada Dua Alat Bukti Dalam Kasus Ahok

Liputankepri.com,Jakarta – Ahli Hukum Pidana Muzakir menilai kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah memenuhi unsur penghinaan dengan dua alat bukti.

“Pertama ucapan Ahok yang direkam itu satu alat bukti. Yang kedua penyidik mencari bukti lain terkait konteks perkataan Ahok kala melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu,” kata Muzakir ketika berbincang dengan Okezone, Minggu (13/11/20).

Ahok, kata Muzakir, mengatakan dibohongi pakai Surah Al-Maidah 51 macam-macam. Pada saat kunjungan kerja tersebut Ahok pada awalnya membicarakan konteks budidaya ikan kerapu, tiba-tiba saja melebar kepada Al-Maidah 51 yang memberikan efek agar dia dipilih oleh umat Islam.

Baca Juga :  Tim Ojoloyo Tangkap Warga Aur Sati Karena Kantongi Narkoba

“Kata macam-macam itu mengandung konotasi Alquran kok macam-macam. Surah Al-Maidah dikatakan macam-macam. Yang merasakan ini perwakilan dari umat islam yakni MUI,” katanya.

“Faktanya dia (Ahok) kunjungan kerja budidaya ikan kerapu tidak ada hubungannya sama Al-Maidah 51 tapi dia memakai Alquran seolah-olah isi Al-Maidah 51 untuk kepentingan dirinya supaya dipilih umat Islam. Kalau umat Islam merujuk ke Al-Maidah 51 maka Ahok tidak dipilih orang islam yang punya hak pilih. Konteksnya apa, kalau Pemilu kampanye duluan namanya,” ulasnya.

Baca Juga :  FKPS Kabupaten Natuna Gelar Aksi Penggalangan Dana Untuk korban Banjir Dan Longsor

Oleh karena itu, lanjut Muzakir, dalam kasus ini yang menjadi taruhan adalah institusi kepolisian.

“Kalau bertindak tidak tepat dan tidak profesional resikonya ya ada gerakan yang melakukan reformasi kepolisian yang selama ini menurut saya sudah bagus. Kalau periode sekarang menjadi tidak bagus harus ada reformasi di bidang kepolisian, karena itu tadi profesionalisme taruhan lembaga kepolisian,” tukasnya. (fzy/lk)

Share :

Baca Juga

Featured

Polsek Balai Karimun Amankan Spesialis Curat Dibawah Umur 

Pendidikan

Mengapa Ular Piton Menelan Manusia? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Featured

Wagub Kepri Hadiri Lomba Pengandaman dan Tepuk Tepung Tawar

Kepri

Kasus Nurdin Basirun,Sembilan Saksi Pejabat Kepri Diperiksa

Nasional

Penasehat Hukum Ahok Bantah Dzalimi Ketua MUI di Persidangan

Nasional

Kapolri hadiri pelantikan 781 perwira TNI Polri di Istana Merdeka Jakarta

Featured

Komitmen Membangun Dan Memajukan Desa, Plt Bupati Asmar Terima Penghargaan Kementerian PDTT

Liputan Kriminal

Dua Unit Speedboat Bawa Miras Asal Malaysia Diamankan DJBC Kepri
%d blogger menyukai ini: