Ditolak Menikah,Oknum Anggota Polda Kepri Tembak Pacarnya

- Jurnalis

Rabu, 29 Juni 2016 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Batam – Akibat ditolak untuk diajak menikah, Yondrialis, anggota Polda Kepri ini langsung menembak tangan pacarnya Marsaulina.

Hal ini disampaikan Marsaulina sendiri dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Batam sebagai saksi korban,seperti yang dilansir laman tribun Rabu (29/6/2016).

Dalam kesaksiannya, Marsaulina menceritakan baru mengetahui kalau terdakwa sudah berkeluarga dan memiliki anak setelah satu tahun menjalin hubungan atau sekitar 2015.

“Baru mengetahui kalau terdakwa sudah berkeluarga dan punya anak setelah setahun berpacaran. Atas dasar itu saya berusaha menjauhi terdakwa. Namun terdakwa tetap ngotot mau nikahi saya,” ujar Marsaulina.

Kemudian, pada Jumat (1/4/2016) setelah dua bulan tidak berkomunikasi terdakwa tiba-tiba datang ke tempat kosnya. Saat itu Marsaulina tidak mau menemui terdakwa dan tetap mengunci pintu kamar kosnya.

Namun terdakwa mengacap jika pintu tidak dibuka dan terpaksa Marsaulina terpaksa menuruti permintaan terdakwa.

Terdakwa masuk rumah dan membanting tubuh korban ke tempat tidur dan terjadilah keributan.

“Saat itu, saya lihat terdakwa memasukan peluru ke magasin pistolnya. Saya tutupi wajah, karena ketakutan. Tiba-tiba terdakwa menempelkan pistolnya ke tangan kanan saya lalu dia menembak,”kata Marsauliana.

Terdakwa langsung minta maaf pada korban dan membawa ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan untuk menjalani operasi pada tangan kanan yang kena tembak.**

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan
LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat
Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan
Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA
Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah
Jadi Ajang Pungutan ‘Fee’ Proyek Swakelola Sumur JIAT Tahap II di Meranti Terancam Gagal Serah Terima
Bea Cukai Batam Amankan 1,12 Juta Batang Rokok Ilegal di Pulau Panjang
Jelang Idul Fitri 2026, Pejabat Pemkab Meranti Terancam Dapat Sangsi Tegas Jika Gunakan Kendaraan Dinas Untuk Mudik

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 10:58 WIB

Polres Meranti Evakuasi Penumpang Yang Sakit di Tengah Padatnya Aktivitas Pelabuhan

Minggu, 5 April 2026 - 19:26 WIB

LAMR Meranti Tegaskan Pihak Bersengketa Patuhi Kesepakatan Damai Proyek Simur JIAT melalui Musyawarah Adat

Kamis, 2 April 2026 - 09:45 WIB

Ditjen Imigrasi Copot Kakanim Batam Buntut Kasus Pungli Wisatawan Asing di Pelabuhan

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:22 WIB

Ditjen Imigrasi Kepri Akui Oknum Pegawai Imigrasi Batam Terlibat Dalam Kasus Pemerasan WNA

Jumat, 27 Maret 2026 - 12:07 WIB

Untuk Bancakan’ Fee’ Kepala BWS Sumatera III Daniel Diduga Cairkan Proyek Swakelola JIAT Tahap II Yang Bermasalah

Berita Terbaru