banner 200x200

Home / Featured / Karimun

Rabu, 12 Oktober 2016 - 12:17 WIB

Jembatan Leho Karimun,Salah Satu Ikon Kota Baru Coastal Area Ka

“Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun agar segera mengusulkan rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2017 secepatnya. Paling lambat minggu ketiga Oktober ini,”

 

Liputankepri.com Karimun – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Karimun, Abu Bakar memastikan akan melanjutkan penyelesaian jembatan leho yang terletak di Kecamatan Tebing sekitar panjang 60 meter dengan lebar 12 meter.

”Sebenarnya, jembatan leho sudah selesai pengerjaannya. Tinggal akses jalan yang menjadi kendala beberapa waktu lalu,” jelasnya, kemarin (10/10).

Sehingga, katanya tinggal proses akses jalan dari Coastal Area menuju bandara yang masih menjadi kendala. Sebab, waktu lalu akses jalan dekat PLTU Tanjungsebatak masuk dalam konservasi Hutan Produksi Terbatas (HPT) oleh Pemerintah Pusat. Namun, sudah dilakukan pemutihan dari Kementerian Kehutanan

”Nah di sini kita tinggal melakukan pembebasan lahan dari jembatan Leho hingga Bandara Sei Bati. Kita perkirakan sekitar 2,6 kilometer dan yang melakukan pembebasan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan di SOTK yang baru bukan dari PU,” ungkapnya.

Baca Juga :  M.Fadli Dan Ketua Tim Aok Meranti Salurkan 700 Kg Beras Kepada Persatuan BMW

Sementara itu Ketua Fraksi PDIP Plus DPRD Karimun, Rasno ketika dimintai tanggapannya mengatakan, pihaknya tetap mendukung penyelesaikan jembatan leho dan akses jalan hingga ke Bandara Sei Bati. Dengan demikian, dirinya berharap kepada eksekutif dalam hal ini Pemerintah Daerah (Pemda) Karimun agar segera mengusulkan rancangan Kebijakan Umum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (KUA) Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2017 secepatnya. Paling lambat minggu ketiga Oktober ini.

”Tetap kita masukkan anggaran di tahun 2017 untuk pembebasan lahan di sekitar jembatan leho. Anda bisa lihat sendiri, belum jadi aksesnya saja sudah dikunjungi masyarakat untuk berekreasi di sore hari,” paparnya.

Baca Juga :  Akhirnya Korban Tenggelam di Desa Koto Perambahan di Temukan

Pada intinya, antara legislatif maupun eksekutif sama-sama ingin menyelesaikan kawasan kota baru dari pintu gerbang Coastal Area hingga Bandara Sei Bati. Sebab, jalan yang mencapai 11 kilometer tersebut banyak ikon-ikon baru untuk Kabupaten Karimun seperti tulisan Karimun, gedung KECC yang belum rampung, tempat kuliner dan sebagainya.

”Sesuai dengan misi dan visi Bupati Karimun yang ingin mengembangkan kota baru di kawasan Coastal Area. Nanti, bisa dinikmati oleh anak cucu kita 10 tahun kedepan. Nah, mulai dari sekarang kita sedikit demi sedikit untuk membangun kota baru tersebut,” ungkap Rasno yang juga Ketua DPC PDIP Karimun.(bp)

Share :

Baca Juga

Batam

BNNP Kepri Perketat Pengawasan Penyelundupan Narkoba

Featured

Komunitas Askar Betanjak Mulai Viral Di Media Sosial

Ekonomi

Kemensos RI Berikan Bantuan UEP Kepada Sepuluh Mantan Pecandu Narkoba Karinun

Featured

Bawa Ganja dari Malaysia,Pria Asal Tanjungsamak ini di Amankan Petugas Bea Cukai

Featured

Bawa sabu 26 Kilogram,Delapan orang sindikat jaringan Internasional di Tangkap di Moro

Featured

Jalan Dengan Lelaki Lain, Wanita Ini Di bunuh 

Featured

How to Write a Good Argumentative Essay Introduction

Featured

Sabtu dan Minggu Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Karimun
%d blogger menyukai ini: