banner 200x200

Home / Featured / Tanjungpinang

Rabu, 23 November 2016 - 20:31 WIB

Oknum Pejabat BPN Kota Tanjungpinang Diperiksa Polisi

Liputankepri.com – Penyelidikan dugaan Pungli yang dilakukan JR, oknum pegawai yang pernah menjabat sebagai Plh Kasi Pengukuran dan Pemetaan di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Tanjungpinang, saat ini masih terus dilakukan pihak Kepolisian.

Kapolres Tanjungpinang, AKBP Joko Bintoro mengatakan, pihaknya telah memanggil sejumlah orang untuk dimintai keterangannya terkait dengan pungli tersebut.

”Sudah beberapa orang yang kami mintai keterangannya. Termasuk oknum yang diduga pungli dan warga yang mengurus sertifikat,”ujar Joko,seperti yang dilansir laman batampos.coi.id, Selasa (22/11).

Sementara saat ditanya, berapa pertanyaan yang diajukan kepada oknum pejabat BPN tersebut. Kapolres mengaku tidak mengetahui secara pasti. Karena pemeriksaan dilaksanakan di ruangan Satreskrim dan dilakukan penyidik unit Tipikor.

”Tidak tau saya berapa pertanyaan. Yang saya tahu hari Senin (21/11), dia (oknum) itu di periksa mulai jam 14.00 WIB. Keluarnya sekitar pukul 18.00 WIB,”kata Joko.

Baca Juga :  Kominfo: Media Online Adalah Media Masa Depan

Terpisah, oknum yang diduga pungli, JR, membenarkan dirinya di periksa Polisi pada Senin (21/11). Namun, pemeriksaan tersebut belum selesai. Sebab dirinya minta izin saat itu karena sudah merasa capek.

”Tapi itulah resiko yang harus saya tanggung. Pemeriksaan kemarin itu belum selesai dan Kamis (besok) dilanjutkan lagi,”ujar JR.

Selain itu JR, juga mengakui dirinya telah diperiksa secara internal di BPN Tanjungpinang. Namun, dirinya belum mengetahui hasil dari pemeriksaan yang di jalaninya itu.

Baca Juga :  Polda Kepri Amankan Enam Remaja dan Alat Hisap Sabu

”Iya udah di periksa, hasilnya entah buruk bagi saya atau baik. Tentunya hasilnya negatiflah. Yang jelas saya siap lah dengan segala resikonya,”ucapnya.

Sebelumnya, JR mengakui menerima uang senilai Rp 3 juta dari pemohon yang mengurus sertifikat tanah. Namun, dirinya membantah bahwa ia yang meminta uang itu. Menurutnya uang yang diterima tersebut merupakan ucapan terima kasih karena telah menyelesaikan berkas pemohon yang di urusnya.

”Istilahnya itu uang capek yang saya terima dengan cara di transfer ke rekening BNI oleh pemohon itu,”ucapnya belum lama ini.(ias/lk)

Share :

Baca Juga

Featured

Wakil Bupati Natuna Hadiri Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 2 Bunguran Timur

Featured

Bupati Meranti Gerah Soal Sidak Barang Selundupan Oleh BPOM RI

Featured

Gubernur Kepri: Berikan yang Terbaik Bagi Masyarakat

Featured

Usai Mencabuli Gadis Dibawah Umur,Pelaku Kabur Tanpa Celana

Featured

Kapolda Kepri Rilis Penangkapan Sabu Seberat 19,77 Kg di Perairan Pulau Buru Karimun

Featured

Bupati: Kita Akan Segera Tunjuk Plt, Sebelum Penjaringan Dirut BUP Yang Baru 

Featured

Bupati Karimun Santuni Anak Yatim dan Kaum Dhuafa di Desa Tulang

Ekonomi

Satlantas Polres Karimun – Samsat Sosialisaskan Samsat Drive Thru dan Samsat Keliling
%d blogger menyukai ini: