class="wp-singular post-template-default single single-post postid-18747 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Ekonomi / Kep Meranti / Nasional / Riau

Selasa, 17 Juli 2018 - 16:50 WIB

Berhasil Olah Air Gambut, Kades Kundur Diminta Kementerian Jadi Narasumber

LIPUTANKEPRI.COM,selatpanjangKepala Desa Kundur Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kepulauan Meranti, Sutrisno diminta oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes-PDT) menjadi narasumber dalam Bimbingan Teknis Bantuan Pengolahan Air Gambut yang dilaksanakan di Yogyakarta, 15-18 Juli 2018.

Kepala Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kepulauan Meranti, Sabarudin, S.Sos, M.Si, yang juga turut hadir menerangkan kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan dari Kalimantan Selatan dan Jambi yang pada tahun 2018 ini mendapat bantuan alat Pengolahan Air Gambut.

“Tahun lalu (2017) Desa Kundur mendapatkan bantuan serupa dan dinilai berhasil mengelolanya untuk kebutuhan masyarakat. Makanya diminta untuk jadi narasumber,” jelasnya, Senin (16/7/2018)

Lebih jauh dijelaskannya, Kepala Desa Kundur Tebingtinggi Barat, Sutrisno sengaja diminta karena dinilai berpengalaman dalam mengelola bantuan tersebut sehingga berhasil sesuai dengan pilot project Kemendes-PDT.

“Jadi para peserta bisa bertanya langsung bagaimana pengelolaan dengan baik, apa saja kendalanya dan bagaimana solusinya,” jelas Kabid PUED Dinas PMD Meranti itu.

Selain Kepulauan Meranti, desa lain di Provinsi Riau yang mendapatkan bantuan peralatan dan teknologi pengolahan air gambut adalah Desa Pekan Tua Kabupaten Indragiri Hilir.

“Kita berharap momen ini bisa menjadi motivasi bagi kepala desa lainnya di Kepulauan Meranti agar bisa memaksimalkan potensi yang ada,” harap Sabarudin.

Tahun ini juga, kata Sabar, Pemerintah Desa Kundur bersama-sama dengan Dinas PMD Kepulauan Meranti melalui Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi Desa akan mengupayakan bantuan alat untuk air mineral dalam kemasan (AMDK).

“Insyaallah disetujui dan bisa direalisasi oleh Kemendes-PDT,” jelas Sabar lagi.

Kepala Desa Kundur, Sutrisno menerangkan bahwa pengolahan air gambut di desanya dikelola oleh unit di bawah Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bina Usaha Sejati. Dia sendiri sebagai penasehat dan pembina Bumdes Desa Kundur itu.

“Pemaparan yang disampaikan mulai dsri bagaimana mengolah air gambut yg benar, memberikan solusi terhadap kendala kendala teknis yg ada, serta memberikan motivasi kepada calon penerima dari Provinsi Kalasel dan Jambi,” katanya.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Direktur PSDA dan TTG Kementerian Desa dan PDT, Samy Leroyuguy, didampingi Kasubdit LH, Dra. Eni Kusumastuti, M.Si. Turut hadir sebagai narasumber,, Kapus Litbang Kemendes-PDT, Ir, Suprapedi, M.Eng. (Red/An)

Share :

Baca Juga

Gaya Hidup

Urgensi Membangun Pendidikan dan Budaya Literasi Daerah Terdepan Pendidikan telah menjadi kebutuhan semua manusia dan menjadi kunci bagi kemajuan sebuah bangsa.

Peristiwa

Diduga Miliki Ganja,Dua Pria Ini Dibekuk Polisi

Kep Meranti

Sebanyak 27 Panwascam Se -Meranti Di Kukuhkan Panwaslu Meranti

Berita

BC Kepri Gagalkan 15 Ton Pasir Timah Asal Bangka Belitung

Batam

Plt Kadinkes Kepri minta maaf terkait bocornya identitas pasien Covid -19 kepada publik

Ekonomi

Pertumbuhan ekonomi Kepri dibawah rata-rata

Kepri

Konsorsium 303, Polisi Gerebek Empat Markas Judi Online

Nasional

Polri Akan Tegas Tindak Preman Berkedok Ormas Yang Ganggu Investasi
error: Content is protected !!