class="wp-singular post-template-default single single-post postid-18346 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Ekonomi / Nasional

Kamis, 28 Juni 2018 - 10:22 WIB

BPS Aceh Gelar Pelatihan Petugas SPAW Dan Poldis

LIPUTANKEPRI.COM,BANDA ACEH-Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh mengadakan pelatihan petugas lapangan Survey Perdagangan Antar Wilayah (SPAW) dan survey Pola Perdagangan (POLDIS) yang bertempat di Hotel Grand Nanggroe Banda Aceh (28/6/2018).

Acara tersebut dilaksanakan selama 3 (tiga) hari penuh, dari tanggal 28-30 Juni 2018. Peserta Pelatihan sebanyak 29 orang dari 19 kabupaten/kota yang bertugas sebagai PCL (pencacah lapangan).

Kabid distribusi BPS Aceh Bapak Kenda Paryatno, S. Si, ME dalam sambutan menjelaskan bahwa Survei PAW dan Poldis adalah survei yang menggambarkan rangkaian jalur perpindahan suatu barang mulai dari produsen sampai ke konsumen, baik dalam satu wilayah maupun antar wilayah.

Adapun tujuan dari dilaksanakannya survei PAW dan Poldis selain untuk mendapatkan peta distribusi perdagangan antar wilayah dan mendapatkan pola distribusi perdagangan antar wilayah, juga untuk memperoleh margin perdagangan dan pengangkutan mulai tingkat pedagang besar sampai dengan pedagang eceran.ujar pak Paryatno,

Tujuan dilaksanakannya kegiatan pelatihan petugas ini adalah untuk menyamakan persepsi mengenai konsep dan defisi serta tatacara pengisian dokumen, agar nantinya dapat terwujud data yang berkualitas.

Kepala BPS Provinsi Aceh Drs.Wahyudin,M.M dalam sambutannya menyampaikan bahwa ketersediaan dan kebutuhan komoditas di setiap provinsi yang berbeda-beda serta fluktuasi dan disparitas harga barang pokok antar daerah yang cukup tinggi menjadi faktor pendorong terjadinya perdagangan antar wilayah.

Selain itu, pak Wahyudin juga menambahkan bahwa saat ini belum tersedia data yang menggambarkan perdagangan antar wilayah.oleh karena itu,pada tahun 2018 ini BPS mengadakan survey Perdagangan antar wilayah.Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat digunakan sebagai upaya untuk mendapatkan gambaran peta perdagangan antar wilayah,dalam hal ini batasan wilayah yang digunakan adalah level provinsi,sebagai acuan dibangunya sistem distribusi perdagangan yang lebih efisien.wahyudin juga melanjutkan bahwa data BPS merupakan data yang dipercaya oleh Pemerintah.

Hal ini merupakan kebanggaan sekaligus tantangan yang tidak boleh diabaikan karena menyangkut kredibilitas BPS.

Hasil dari survei-survei yang dilakukan oleh BPS akan disampaikan ke Pemerintah dan nantinya digunakan oleh pemerintah untuk mengambil kebijakan, oleh karena itu BPS harus memberikan data yang benar.

Di akhir sambutannya beliau menghimbau agar calon petugas tetap fokus, konsentrasi dan tetap semangat dalam mengikuti materi-materi yang disampaikan oleh instruktur nasional. Ujarnya (Afrizal)

Share :

Baca Juga

Nasional

Bengkulu Di Guncang Gempa 5,4 Skala Ricther

Anambas

Bupati Natuna: Tenaga medis ujung tombak pelayanan kesehatan

Berita

Tim Gabungan Kodaeral IV-Lanal TBK Gagalkan Penyelundupan Sabu dan Ekstasi di Perairan Karimun

Ekonomi

Irwan Genjot Anggaran Untuk Atasi Kemiskinan Di Meranti

Berita

Tim Wasev Mabes TNI-AD Tinjau Giat TMMD Kodim 0317/TBK di Kecamatan Buru

Berita

Polres Karimun Kesulitan Menangkap Bandar Sabu Asal Malaysia

Batam

Pasien Positif Corona di Karimun Bertambah 3 Orang, Total di Kepri Menjadi 60 Orang

Kep Meranti

Ribuan Warga Meranti Dan Bupati Shalat Idul Fitri 1440 H Di Halaman kantor Bupati
error: Content is protected !!