class="wp-singular post-template-default single single-post postid-23988 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti / Nasional / Riau

Jumat, 12 April 2019 - 17:43 WIB

BRG RI Gelar Pertemuan Dengan Pemkab. Meranti, Antisipasi Abrasi dan Kebakaran Hutan dan Lahan Dikawasan Gambut

Liputankepri.com Meranti -Badan Restorasi Gambut RI yang dipimpin langsung oleh Deputy 4 BRG RI Dr. Haris Gunawan dan rombongan melakukan pertemuan dengan Pemkab. Meranti, pertemuan itu membawa misi yakni mengantisipasi Abrasi dan Kebakaran Hutan dan Lahan dikawasan Gambut, bertempat di Ruang Melati Kantor Bupati, Jumat (12/4/2019).

Hadir dalam pertemuan itu Peneliti Belanda Johan Kef, Prof. Aslahudin Jalil, Dr. Sigit, C. Nugroho, Azwar Maas, Kepala Bappeda Meranti Dr. Makmun Murod, Jaka Insita Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kalaksa BPBD Meranti Drs. Edi Afrizal M.Si, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Drs. Hendra Putra, Kepala Dinas Perkebunan Meranti T. Effendi, Camat Rangsang Drs. Tunjiarto M.Si, Kabid Litbang Bapeda Meranti Ardiansyah dan lainnya.

Dalam pertemuan itu, seperti dijelaskan oleh Deputy 4 BRG RI Dr. Haris Gunawan menjelaskan maksut kedatangan dirinya dan tim untuk menindaklanjuti pertemuan Kemenko Maritim dengan Pemkab. Meranti sebagai bentuk sinergitas dalam penanganan Abrasi yang semakin meluas di Negeri Sagu.

Seperti diketahui, panjang abrasi dibibir pantai Kepulauan Meranti saat ini sudah mencapai 106 KM dan Abrasi ini masih terus terjadi dengan rata-rata luas 13.5 Ha pertahun diseluruh bibir pantai.

Dan menurut pengakuan dari Kepala Bappeda Meranti H. Makmun Murod untuk penanganan Abrasi di bibir pantai Meranti dibutuhkan dana yang tidak sedikit, dari penghitungan terakhir pembuatan pemecah ombak penahan abrasi diperlukan dana sebesar 3 Triliun lebih.

Selanjutnya kedatangan BRG RI adalah untuk megantisipasi kebakaran lahan saat musim kemarau panjang yang diprediksi pada Mei mendatang terutama di Pulau Rangsang.

Kemudian kedatangan BRG RI adalah untuk menghimpun informasi dari berbagai pihak dalam penanganan abrasi dan kebakaran lahan untuk dibuat program strategis.

Dan terakhir adalah untuk menyiapkan konsep riset jangka menengah dan panjang di Pulau Rangsang sebagai Pusat Restorasi Gambut melalui Pendekatan Tata Ruang.

Dalam pertemuan yang dipimpin Kepala Bappeda Meranti H. Makmun Murod, disampaikan berbagai hal baik dari rombongan BRG dan Kepala Dinas terkait soal penanganan Abrasi dan Kebakaran Hutan dan Lahan dikawasan Gambut Meranti.

Mulai dari anggaran antisipasi Abrasi dibibir pantai yang cukup besar hingga strategi penanganan kebakaran lahan yang didukung dengan ketersediaan peralatan pemadam yang memadai. Seperti disampaikan oleh Kalaksa BPBD Meranti Drs. Edi Afrizal M.Si dan Camat Rangsang Drs. Tunjiarto M.Si yang berharap jelang memasuki musim kemarau pada Mei mendatang pihak BRG RI dapat menurunkan bantuan peralatan sehingga aksi cepat pencegahan resiko kejadian kebakaran dan penanganan kebakaran di Pulau Rangsang dapat dilakukan dengan optimal.

Setelah mendengarkan seluruh masukan dari praktisi lingkungan hidup Abdul Manan dan Dinas terkait, Tim BRG RI mengaku telah mencatat semua usulan dan akan menindaklanjuti dengan penyusunan program aksi prioritas. (Rls).

Share :

Baca Juga

Kep Meranti

Hujan Guyur Apel Pagi Awal Masuk Kerja Pegawai di Meranti Tahun 2020, Wabup : Semoga Ini Tanda Berkah Dari Allah SWT

Kep Meranti

Bupati Kepulauan Meranti Tinjau Lokasi Kebakaran di SMA Negeri 1 Tebing Tinggi

Ekonomi

Syukuran HUT 52 Tahun, Bank Riau Kepri Cabag Karimun Potong Tumpeng

Berita

Kapolres Kep Meranti Jum’at Curhat Bersama KNPI

Ekonomi

Bupati Meranti Curhat Kepada DPD RI Lintas Batas,Minta DPD RI Perjuangkan Kebijakan Khusus Untuk Meranti

Berita

Sat Intelkam Polres Meranti Ikuti Coffe Morning Tim Kewaspadaan Dini Pemerintah Daerah

Kep Meranti

​KPU Meranti Lounching Rumah Pintar Pemilu

Berita

Menaker : Pelatihan Vokasi Jadi Langkah Nyata Siapkan Tenaga Kerja Kompeten
error: Content is protected !!