Liputankepri.com,Selatpanjang – Sidang Paripurna pandangan umum dari Fraksi DPRD Kepulauan Meranti atas penyampaian nota keuangan APBD-P 2017 pada Senin malam (12/9/2017 di Balai Sidang DPRD Meranti.
Kemudian Rabu (13/9/2017) Kepala daerah Bupati Kepulauan Meranti Drs H. Irwan Msi diwakili Sekda Meranti Yurlian Norwis SE MM memberikan tanggapan atas pandangan umum dari fraksi-fraksi atas penyampaian nota keuangan APBD-P 2017.

Sidang dibuka Wakil Ketua DPRD Muzamil, sebelum jawaban kepala daerah dimulai. Rapat diwarnai dengan interupsi,anggota DPRD Hadir 19 Orang kerum terpenuhi.
“Anggota DPRD Hadir 19 Orang korum terpenuhi dalam jadwal rapat paripurna, tentang jawaban penetapan, jawaban kepala daerah tentang padangan praksi- praksi Anggota DPRD Meranti, “ujar Muzamil.
“Kita telah melaksakan pandangan umum praksi -praksi yang ada, Dan tanggapan serta masukan melalui juru bicaranya dalam tahapan RAPBD- P Perubahan Tahun 2017 Sebesar 1,070 Terliun, “ungkapnya.
tambah Muzamil,dengan hal ini menyatakan peraruran APBD P Tahun 2017 dari Praksi -Praksi dalam rapat paripurna pemandangan umum saudara Bupati Yang di wakili Sekda Meranti tentang pandangan umum praksi- praksi DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti,”ucap Muzamil.
Namun sidang Paripurna tetap berlanjut. Bupati kepulauan Meranti yang di wakili sekretaris tentang Jawaban kepala daerah, disampaikan Sekda Yurlian Norwis antara lain mengungkapkan terimakasih terhadap praksi PAN yang Juru Bicara Darwin Susandi SH MHum
“Terimakasih pada praksi PAN kami sependapat itu merupakan catatan penting, perubahan APBD P pada belaja daerah dan sumber yang perlu terus di gali, “ungkap Yurlian Norwis.
Dikatakan Sekda Lagi, sumber lain, pendanaan berkurangnya bagi hasil, tantangan dari sektor lainya di suarakan Praksi Gerinda Plus PKS yakni dalam sumberdaya Alam, pada OPD dan pada RPJMD perlu di laksanakan sekretariat secara setrategis dalam masukan konsep dalam pembagunan di Kepulauan meranti kedepanya kami sependapat,”ucap Sekda Meranti.
Kata Sekda Meranti, dalam beban anggaran,selanjudnya dalam roda pemerintahan kami mengucapkan terimakasih atas Saran dan usulan Praksi Gerindra Dan PKS Juru Bicara Dr. M. Tartib SH Msi tentang yang di simpulkan sebagai berikut ,sesuai dengan peraturan penyusunan APBD-P dengan memperhatikan serta kemampuan daerah yang menginginkan sumber baru, tanpa memberatkan masyarakat.
“Dalam proses pembahasan hal subtansib objek pajak dan retribusi juga perlu di jelaskan juga tentang pendidik pada ABPD-P belum dapat di akomodir harus unsure wajib terlebih dahulu.,”jelas Sekda yang biasa di sapa Icut.
Tambah Icut, usulan Praksi Bulan Bintang Dan Demokrat dalam kesempurnana APBD P Tahun 2017 mengingatkan program dan prioritas mengacu juga, program pilkades serentak dan anggaran yang di salurkan pada Dinas PMD juga Dana Angaran APMDesa.
“Saat ini kita dana kita lagi di rasionalisasi anggaran,namun saat ini, kita harus membagikan sektor yang mana menjadi prioritas,dan Program APBD yang mana ,sehingga menjadikan sarana dan prasarana kita,maka oleh sebab itu, kita telah mengigatkan pro aktif kita,dalam berkoordinasi dari pusat dengan pihak terkait setiap bulanya,agar bersama-sama bersatu padu,sehingga menteri keuangan memperhatikan APBD P Tahun 2017 dengan melalui upaya tersebut melalui sehingga tepat waktu,”beber Yurlian Norwis.
Dijelaskan Sekda Lagi, antara lain,objek pajak raperda kita saat saat ini,sedang di bahas ,sehingga ada intensipikasi terhadap pajak, ucapan sama juga di luahkan untuk praksi peraksi PPP Jury Bicara Edi Mashudi Spdi Msi dalam menyampaikan Nota Keuangan kita agar bermoral pada perda APBD P yang di bahas nantinya, tentunya beberapa hal, sebagai berikut yakni pendapatan lainya harus kuat agar dapat mendongrak keuangan kita,
“Kami sependapat tentang hal tersebut, regulasi pajak dan retribusi daerah yang akan melakukan perubahan pendapatan tersebut, tengah lesu ,maka saat ini, untuk mecapai program yang baik, semoga pendapat daerah yang baik di Pemerintah pusat nantinya, tetap tergantung pemerintah pusat
Sesuai Peraturan Dirjen objek persentasi, terhadap belanja hibah dan bantuan siswa tidak mampu,belum dapat di akomodir, Karena saat ini, minimnya APBD dengan hal tersebut,”jelas Sekda.
LanjutSekda,dengan sumber daya manusia yang kurang memadai, jangan ada lagi, pelatihan dari OPD yang megadakan seremonial belaka ,boleh diadakan, namun yang sifatnya, memberikan dampak sumberdaya manusia yang menyentuh langsung ke masyarakat,”ungkap Yurlian Norwis.
Tampak hadir, Sekda Meranti Yurlian Norwis, Wakil Ketua DPRD Muzamil, Anggota DPRD Meranti 19 Orang Pejabat di Lingkungan Pemkab Kepulauan Meranti dan yang hadir saat itu. (***)









