class="wp-singular post-template-default single single-post postid-11997 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Karimun / Pendidikan

Selasa, 19 September 2017 - 16:48 WIB

Yayasan Rehabsos SADO Klaim Puluhan Pelajar Karimun Gunakan Narkoba 

​liputankepri.com Karimun – Pembina Yayasan Rehabilitasi Sosial (Rehabsos) Sado Karimun, yang merupakan Institusi Penerima Wajib Lapor bagi para pengguna narkoba, Linda Theresia membenarkan, dari hasil  uji sample yang di lakukan pihaknya menemukan puluhan pelajar positif menggunakan Narkoba.

Wakil Ketua KPPAD Provinsi Kepri Ery Syahrial, Ketua IWO Kabupaten Karimun Rusdianto Syafruddin dan Ketua Yayasan Rehabsos SADO Linda Theresia, usai memberikan keterangan pers kepada beberapa wartawan di Kantor Yayasan Sado, Jalan Kapling, Selasa (19/9/2017)

Hal ini disampaikan Linda saat di konfirmasi langsung oleh beberapa wartawan online yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online (IWO) Karimun, terkait banyaknya pelajar yang positif menggunakan narkoba, di Sekretariat Yayasan Sahabat Anak Indonesia (SADO) yang berlokasi di Jalan Kapling, Selasa (19/9/17) siang.

“Berkenaan dengan kondisi pelajar di Karimun ini, memang banyak yang positif menggunakan narkoba. Ini berdasarkan  hasil uji sample urine dari 110 sukarelawan yang kita lakukan dari Januari hingga Agustus 2017,” ungkap Linda.

Dirinya menjelaskan, hasilnya uji sample terhadap 110 anak bermasalah yang telah dirujuk oleh pihak sekolah 50% positif menggunakan Narkoba, 20% diantaranya positif narkoba jenisbsabu.

“Dengan kondisi yang sangat memprihatin ini, kami dari Yayasan Sado sangat terkejut. Bahkan yang lebih mengejutkan ada dari salah seorang pelajar ketika kita ambil sample urine-nya ada yang bercampur nanah,” jelas Linda lagi.

Yayasan Sado juga melajukan langkah dalam menangani hal ini juga telah melakukan koordinasi dengan pihak keluarga, yang anaknya dinyatakan positif menggunakan Narkoba.

“Kita coba berkordinasi dengan orangtua ya terkait kondisi si anak. Ada sebagian orang tua ada yang tidak terima bahwa anaknya dinyatakan positif namun ada juga orang tua yang terima bahkan menyerahkan anak nya agar direhab (Rawat jalan),” terangnya.

Menurut Linda, terkait temuan yang sangat memprihatinkan ini pihaknya telah mencoba melakukan konfirmasi kepada pihak terkait, yakni  Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, namun belun mendapat respon juga membuahkan hasil.

“Kita berharap pemerintah cepat mengambil sikap dalam menangani hal ini,” pungkas Linda.

Sementara itu di lokasi yang sama, Wakil Komisi Pengawasan Perlindungan Anak Daerah (KPPAD) Provinsi Kepri, Ery Syahrial mengatakan, dengan temuan puluhan pelajar yang positif memggunakan narkoba membuatnya sangat prihatin.

“Saya sangat prihatin, ternyata sejauh ini beberapa pelajar di Karimun sudah terpapar positif menggunakan Narkoba. Dari raiting Provinsi Kepri merupakan angka tertinggi terkait penyalahgunaan narkoba, ini sudah ditetapkan walaupun belum secara keseluruhan,” ungkap Ery.

Ery berharap, dengan kejadian ini dibutuhkan kerja sama antar institusi dengan mitra atau lembaga lain. Baik itu BNN, Pemerintah Daerah serta Pemerintah Provinsi harus cepat menangani kasus ini dengan serius.

“Untuk menangani hal ini kita butuh kerjasama di semua instansi, agar dapat berupaya memperkecil angka penyalahgunaan narkoba bagi kalangan pelajar. pihak pemerintah daerah harus cepat tanggap karena ini masalah serius,” tegas Ery. (lk2)

Share :

Baca Juga

Karimun

Malam Tamah Ramah, Bupati Karimun Santuni Anak Yatim Piatu & Buka Puasa Bersama

Berita

BC Kepri Gagalkan 15 Ton Pasir Timah Asal Bangka Belitung

Karimun

Bupati Karimun terima mobil tangki kapasitas 4000 liter dari Kementrian PUPR

Featured

Pemudik Akhirnya Bisa Menyeberang ke Tanjung Buton

Berita

Wabup Karimun Gelar Vidcon Persiapan Pelantikan Bupati bersama Pj Gubernur Kepri

Karimun

Bupati Karimun Hadiri Pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan

Batam

Pasien Positif Corona di Karimun Bertambah 3 Orang, Total di Kepri Menjadi 60 Orang

Ekonomi

Tahun Ini Jumlah Hewan Qurban di Karimun Meningkat Dibanding Tahun 2016
error: Content is protected !!