class="wp-singular post-template-default single single-post postid-8549 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti

Selasa, 30 Mei 2017 - 19:48 WIB

​30 Kurkerta UNRI Jurusan Paud Berhasil Serap Ilmu di Kecamatan Tebing Tinggi

Liputankepri.com,SELATPANJANG , – Sebanyak 30 dari 3 Desa yang ada saat Lokak karya dan Perpisahan Mahasiswa Kuliyah Kerja nyata. (Kukerta) Universitas Riau Tahun 2017 di Kecamatan Tebing Tinggi Kepulauan Meranti Riau di Aula Kantor Camat Tebing Tinggi (30/5) berlangsung sukses.

Acara tersebut, Langsung di hadiri Kepala Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan H. Rosdaner Spd Mpd melalui Sektarisnya Rukhrizal, Spd

Camat Tebing Tinggi Rizki Hidayat Perwakilan UNRI Sesuai Surat edaran

LPPM/UR : Meneliti Berkarya mengabdi.

Camat Tebing Tinggi Rizki Hidayat dalam sambutanya mengatakan sungguh sanggat mengharapkan Kurkerta ini berlanjud kedepanya Karena sanggat bagus bagi pertumbuhan dan Pengembangan Paud yang ada di Kabupaten Meranti.

“Dimassa ini kita,harus Kuliyah  dan harus mengembangkan ilmu pengetahuanya khususnya di bidang paud bagi-ibuk-ibuk serta bidang lain, agar mampu bersaing, kedepanya kita mau juga Paud di Kendalikan  sama Bapak-Bapak pula kalau bisa kedepanya, apa salahnya, berbeda kenapa juga tidak, “ungkap Riski Hidayat.

Di tambahkan Rizki Hidayat lagi, Tahun depan kita siap terima Guru Paud Lagi, yang mau kuliyah kerja nyata di Kecamatan kita lagi, semua guru Paud serta pembinaan Paud,itu Sendiri seperti juga Harus perkembangan,dengan memperoleh Informasi yang bagus, juga harus Guru Paud kedepanya, harus banyak senyum terimakasih Kukerta UNRI ini,bagi Ibu-ibu semua semoga berkah apa yang mahasiswi kerjakan di Kecamatan Tebing Tinggi berkah Dan Lulus dengan Nilai terbaik.harapnya.

Senada dengan itu, Sektaris  Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Muhrizan mengatakan “Pemerintah daerah khususnya Dinas Pendidikan Sanggat Mengapresiasi apa yang telah di lakukan Mahasiswa UNRI khususnya Bidang Paut ini, Semoga Menjadi Guru berkwalitas,mempunyai Kemampuan untuk Pendidikan Paud di Kabupaten Meranti kedepanya, “ungkapnya.

Ia juga mengatakan dunia pendidikan di Kabupaten Meranti Wajib dari 7 tahun,belajar mengajar di Sekolah Dasar namun sebelum umur beranjak menuju 7 tahun nantinya, siswa hendak belajar dulu di sekolah Paud  agar mereka mampu untuk mengenal lingkungan mereka perdana merintis dunia pendidikan.ujarnya.

Sementara itu, Salah Satu Mahasiswi UNRI Tingkat Paud yang Kurkerta di Kecamatan Tebing Tinggi Evi Kepada Wartawan mengatakan dengan adanya pembelajaran kita mampu dan bisa belajar untuk mengenal lingkungan agar menjadi guru yang berkopeten di bidangnya khususnya paud.

“Saya Selama di Desa Sesap, Saya Sungguh bagus belajar di sana bagaimana mendapatkan Ilmu yang baru, dan Akan mentranpernya Kepada Perserta didik kedepanya, “ungkap Evi.

Kata Evi lagi,mantap banyaknya ilmu di dapatkan dark kurkerta lagi pula,masyarakat Tebing Tinggi mendukung Kegiatan kita selama belajar,tidak hanya itu kita juga banyak mengikuti kegiatan di sana selama kuliyah.

“Saya pelajaran Kuliyah berharga, yakni dapat mengaplikasikan dalam bentuk  mengajar paud sesuai dengan aturan yang ada,”never Evi Mahasiswi Kaca Mata itu. (LK1) 

Photo:: Saat berlangsungnya Kegiatan Pisah Kurkerta UNRI Camat Tebing Tinggi

.

Share :

Baca Juga

Kep Meranti

Drigahayu Ke 11 Tahun,  DPC Partai Hanura Kepulauan Meranti Santuni Anak yatim

Ekonomi

Pemkab Meranti Bagikan 25 Ekor Hewan Qurban Ke Masjid dan Mushola

Criminal

Polres Meranti Ungkap 11 Kasus Narkoba & Tangkap 23 Tersangka

Featured

Dukung Program Pemerintah, Koperasi Merah Putih Desa Centai Akan Adakan Pelatihan UMKM Gratis Pada Masyarakat

Kep Meranti

Heboh Penemuan Mayat Gegerkan Masyarakat Desa Kuala Merbau Meranti

Kep Meranti

Bahas Upaya Peningakatan Pariwisata, Dispapora Kunjungi LAMR Kepulauan Meranti

Berita

Manfaatkan Momen Maulid Nabi, Polsek Rangsang Barat Ajak Jemaah Desa Lemang Cegah Karhutla

Ekonomi

Kementrian ESDM Gelar Sosialisasi Tenaga Surya Hemat Energi
error: Content is protected !!