Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Selama Dua Bulan Ini Sudah 30 Hektare Lahan Di Rangsang Hangus Terbakar | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-15545 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti / Nasional / Riau

Selasa, 27 Februari 2018 - 22:54 WIB

Selama Dua Bulan Ini Sudah 30 Hektare Lahan Di Rangsang Hangus Terbakar

  1. LIPUTANKEPRI.COM,MERANTI, – Selama 3 (tiga) bulan yakni Januari – Maret 2018, sekitar 30 hektare lahan di Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti terbakar.

Demikian disampaikan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP La Ode Proyek SH, melalui Kapolsek Rangsang Iptu H Budi Pramana, saat berbincang denga Liputankepri.com, Selasa (27/2/2018) siang.

“Kalau dari bulan Januari hingga Maret 2018 ini, ada sekitar 30 hektare lahan yang terbakar dengan lokasi yang berbeda. Ada dengan luas 5 hektare dan paling luas sekitar 16 hektare,” ujar Iptu Budi Pramana.

Dijelaskan Iptu Budi pula, berbagai giat intensif pencegahan telah dilakukan dalam upaya meminimalisir terjadinya karhutla tersebut.

“Berbagai upaya telah kita lakukan, mulai dari patroli, pembagian maklumat, pemasangan spanduk, pembuatan embung maupun sosialisasi. Bahkan giat yang kita lakukan disambut baik oleh masyarakat khususnya di Kecamatan Rangsang ini,” ungkap Iptu Budi.

Foto bersama

Diungkapkan Iptu Budi, jika selama 12 hari tidak turun hujan maka pihak Polsek bersama pihak perusahaan dan MPA ngepos dan melakukan patroli intensif.

“Saya berharap kedepan bisa seperti desa kundur, dulu kebakaran besar-besaran sekarang mulai turun drastis, karena dulunya petani mengolah lahan dengan cara membakar atau merun tapi sekarang sudah menggunakan alat teknologi. Diharapkan ini jadi wacana yang bagus untuk stakholder yang ada di Kabupaten Meranti dalam upaya meminimalisir terjadinya karhutla,” harapnya.

Ditambahkan Iptu Budi, jika terkait pengawasan, upaya maupun prediksi tidak ada yang bisa memastikan atau menjamin akan hal itu.

“Kita hanya bisa memprediksi saja dan berupaya semampunya, namun kita ini hanya manusia yang lemah dan hanya Allah yang berkuasa,” tutup Iptu Budi mengakhiri perbincangan.(An)

Share :

Baca Juga

Berita

Wabup Pimpin Apel Pagi di Kantor Satpol PP Meranti, Cek Pasukan dan Beri Arahan

Featured

Prabowo dan SBY Bahas Tiga Hal, Salah Satunya soal “Power Sharing”

Featured

Partai Politik dalam Belantara Media Sosial

Karimun

40 orang anak dari keluarga tidak mampu khitanan massal

Kep Meranti

Diduga Dikerjakan Asal Jadi, Rekanan Puskesmas Teluk Belitung Sebut Semua Tanggungjawab Diserahkan Kemasyarakat Belitung 

Ekonomi

OJK Minta Masyarakat Karimun Mewaspadai Tawaran Investasi Ilegal

Kep Meranti

Debat Kedua Pilkada Meranti Berjalan Lancar dan Kondusif

Karimun

HUT PGRI Ke-74 Kundur Barat,Bupati Karimun Sumbangkan TV 32 Inci
error: Content is protected !!