Dua Awak Terluka , Pesawat Jatuh Di Cilacap

- Jurnalis

Rabu, 19 Oktober 2016 - 13:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LIPUTANKEPRI.COM ,CILACAP — Pesawat latih sekolah penerbangan Perkasa Flying School yang memiliki basis di Bandara Tunggul Wulung Cilacap, melakukan pendaratan darurat di areal persawahan sekitar bandara, Rabu (19/10) sekitar pukul 08.30.

Tidak ada korban dalam kecelakaan tersebut. Namun kondisi pesawat mengalami kerusakan cukup parah akibat kecelakaan tersebut.
Kasubag Humas Polres Cilacap AKP Bintoro Wasono, membenarkan adanya kejadian tersebut.

Dua awak pesawat yang mengalami luka terdiri dari Kapten Victor Chachon dan Rahin Chandra Sura. ”Kedua korban merupakan instruktur dan siswa sekolah penerbangan,” jelasnya.
Sedangkan pesawat yang mengalami kecelakaan, merupakan jenis Viper Warrior dengan nomor pesawat PK-BH. Bintoro mengaku belum bisa memastikan kenapa pesawat tersebut sampai melakukan pendaratan darurat. Namun dugaan sementara, pendaratan darurat dilakukan karena mesin pesawat tiba-tiba mati.

”Tapi untuk kepastiannya, kita tunggu hasil penelitian KNKT,” katanya.
Kislam (76), warga Dusun Tunggul Wulung Desa Tritih Kecamatan Jeruklegi Kabupaten Cilacap, menyebutkan sebelum pesawat tersebut melakukan pendaratan di areal persawahan warga, pesawat sempat terlihat berputar-putar di langit sekitar bandara.

”Saya tidak tahu kenapa, tiba-tiba saja pesawat itu kemudian mendarat di areal persawahan dekat bandara. Bukan di bandaranya,” katanya.
Dia menjelaskan, setelah kejadian tersebut, beberapa warga yang berada di sekitar lokasi kejadian sempat berusaha memberi pertolongan pada dua orang awak pesawat.

”Setelah itu, kedua orang yang sudah dikeluarkan dari pesawat tersebut dilarikan ke RSUD Cilacap,” jelasnya.

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki, Perluas Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang
Pemkab Meranti Gandeng ANRI dan Perpusnas, Perkuat Arsip Digital dan Budaya Literasi di Wilayah Perbatasan
Kemnaker Siapkan Pelatihan Agroforestry untuk Perluas Peluang Kerja Warga Garut
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Cek Lahan Jagung di Desa Bagan Melibur
Menaker Tegaskan Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan Magang
Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026, Ketua DPD AKPERSI Kepri Kecam Keras Soal Intimidasi Pers di Karimun
Sektor Informal Masih Mendominasi, Wamenaker: Pemuda Perlu Ciptakan Lapangan Kerja Baru
Wakapolda Riau Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba di Meranti, Desa Banglas Barat Jadi Benteng Pesisir Lawan Peredaran Gelap

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:33 WIB

Kemnaker Gandeng Prefektur Miyazaki, Perluas Peluang Penempatan Magang Teknis ke Jepang

Senin, 11 Mei 2026 - 20:27 WIB

Pemkab Meranti Gandeng ANRI dan Perpusnas, Perkuat Arsip Digital dan Budaya Literasi di Wilayah Perbatasan

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:21 WIB

Kemnaker Siapkan Pelatihan Agroforestry untuk Perluas Peluang Kerja Warga Garut

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:59 WIB

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Merbau Cek Lahan Jagung di Desa Bagan Melibur

Rabu, 6 Mei 2026 - 20:22 WIB

Menaker Tegaskan Pentingnya Sertifikasi Kompetensi bagi Lulusan Magang

Berita Terbaru