class="wp-singular post-template-default single single-post postid-22033 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti / Nasional / Riau

Minggu, 6 Januari 2019 - 14:35 WIB

Helfandi : Insyallah Besok Kita Jenguk Beliau Dirumahnya

Liputankepricom,SELATPANJANG – Camat Tebingtinggi Helfandi SE MM, berencana akan meninjau langsung ke lapangan untuk mengetahui kondisi Wahidun(42 th) warga Gang Al Histianah, Jalan Simpati, Desa Alahair, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, yang sudah 8 (delapan) tahun terbaring dan susah bergerak.

Demikian disampaikan Camat Tebingtinggi Helfandi SE MM, kepada awak media, Minggu (6/1/2019) siang.

“Nanti akan kita tinjau langsung kelapangan, karena kita belum tau kondisinya seperti apa, setelah itu baru bisa kita ambil langkah selanjutnya,” ujar Helfandi lewat telpon genggamnya yang mengaku dirinya saat ini berada di Pekanbaru.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Penyakit yang dialami Wahidun berawal dari luka kecil yang menyebabkan terjadinya infeksi dan membusuk sehingga memakan sebagian saraf yang hampir menyebabkan kelumpuhan.

Ketika wartawan, Jumat (4/1/2019) sore menyambangi kediamannya, tampak kesedihan terpancar diraut wajah Wahidun yang terbaring lemas tanpa beralaskan kasur itu.

“Silahkan duduk, beginilah kondisi saya yang semakin hari semakin memburuk,” ujar Wahidun dengan kondisi masih terbaring.

Baca Juga :  Wakil Bupati Meranti Bertindak Sebagai Pembina Upacara Hari Otonomi Daerah Ke-22

Diceritakan laki-laki yang akrab disapa Adun itu, penyakit yang dialaminya berawal dari luka kecil dibagian punggung yang semakin lama semakin besar dan membusuk.

“Saat itu saya sebagai kuli bangunan merobohkan tembok, namun tembok depan yang saya pukul malah tembok dibelakang pula yang roboh dan menimpa ketubuh saya. Sepertinya saat itu tidak terjadi apa-apa, namun luka yang ada semakin lama semakin besar dan membusuk sehingga sempat dilakukan operasi,” cerita Adun.

Kemudian, Situ Zemah selaku kakak Adun melanjutkan cerita bahwa Adun sempat dibawa ke Pekanbaru bahkan hingga ke Jawa untuk mendapatkan penanganan yang lebih baik, namun tidak membuahkan hasil karena bukan mendapatkan penanganan yang intensif tapi malah sebaliknya.

“Ke Pekanbaru sudah, kemarin di rumah sakit Santa Maria sekitar 12 hari dan rumah sakit Arifin Ahmad sekitar 6 hari, bahkan berobatnya sampai ke jawa sekitar 8 bulan disana, namun tidak ada hasilnya,” cerita si Kakak.

Baca Juga :  Puluhan Pekerja Forest City Gelar Doa Bersama Untuk Almarhumah Mulya Servia

Si Kakak juga mengatakan bahwa penyakit yang dialami adiknya itu semakin memburuk, hal itu dirasakan si adik dengan mulai susahnya untuk bergerak.

“Katanya bagian punggung kebawah sudah mulai hilang rasa atau tidak terasa lagi saat disentuh, ini membuat saya semakin kwatir,” ucapnya.

Kemudian, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari si kakak hanya mengandalkan hasil penjualan pakis sayur yang diambil 2 hari sekali.

Sementara itu, Joko Sucahyo salah seorang warga setempat sangat prihatin dengan kondisi yang dialami kedua kakak beradik tersebut.

“Kita sangat prihatin melihat kondisi mereka karena sudahlah adiknya sakit, si kakaknya pula harus memenuhi kebutuhan sehari-hari hanya dengan penghasilan menjual pakis,” tutur Joko.

Untuk itu, Joko berharap agar pihak pemerintah setidaknya bisa memberi solusi dan meringankan beban kakak beradik tersebut.

“Kita berharap kepada pihak pemerintah Desa, Kecamatan maupun Kabupaten untuk tersentuh dan bisa meringankan beban mereka ini,” harapnya.(Red/An)

Share :

Baca Juga

Nasional

Wanita Hamil 4 Bulan Tewas Gantung Diri

Ekonomi

Wakil Bupati Meranti Meranti Ikuti Kegiatan Sosialisasi Perpres 16 Tahun 2017 Kebijakan Kelautan Indonesia Se-Sumatera

Featured

136 Anggota Polda Riau Terlibat Narkoba

Berita

Polsek Rangsang Barat Peduli, Puluhan Anak Yatim Diberikan Bantuan dan Santunan

Kepri

Lanal Batam Tangkap Kapal Tanker Bawa Limbah Berbahaya

Kep Meranti

Kwaran Tebing Tinggi Barat Gelar Apel Peringati HUT Pramuka Ke-56.

Kep Meranti

KPK Panggil Ulang Bupati Meranti soal Kasus Bowo Sidik

Berita

Tingkatkan Sinergitas, Kapolres Silaturahmi Dengan Pimpinan DPRD Meranti
error: Content is protected !!