class="wp-singular post-template-default single single-post postid-243718 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / NTT

Kamis, 20 Oktober 2022 - 10:05 WIB

Satu Lagi Anak Gagal Ginjal Akut di NTT Meninggal Dunia

NTT- Seorang anak di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang didiagnosa mengalami gagal ginjal akut misterius dilaporkan meninggal dunia. Anak tersebut meninggal sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Sanglah Denpasar, Bali.
Anak laki-laki berusia 1 tahun 10 bulan tersebut meninggal di RSUD Waikabubak, Sumba Barat, Rabu (19/10) malam sekitar pukul 22.00 WITA.

“Selamat pagi, Pasien AKI (acute kidney injury) misterius di Sumba Barat meninggal tadi malam (Rabu, 19/10) pukul 10.00 Wita,” kata Ketua IDAI NTT, dr Woro Indri Padmosiwi dalam pesan singkat yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (20/10) pagi.

Menurut Woro, pasien AKI atipikal yang mengalami gagal ginjal akut tersebut meninggal dunia setelah menjalani perawatan beberapa hari di RSUD Waikabubak.

Dia menyampaikan anak dengan kasus gagal ginjal misterius tersebut meninggal sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Sanglah, Denpasar, Bali.

“Iya meninggal, tidak sempat dirujuk,” ujarnya.

Sebelumnya, IDAI NTT melaporkan seorang anak laki-laki di Sumba Barat, NTT mengalami gagal ginjal akut.

Anak laki-laki tersebut kata Woro dibawa oleh orang tuanya ke RSUD Waikabubak beberapa hari lalu dalam keadaan sesak napas. Dari hasil observasi ditemukan gejala AKI Atipikal yang dialami oleh bayi tersebut.

Tetapi lanjut Woro karena RSUD Waikabubak dan seluruh Rumah Sakit di NTT belum memiliki alat cuci darah khusus anak maka bayi tersebut akan dirujuk ke Rumah Sakit Sanglah di Denpasar, Bali.

“Iya belum ada (alat cuci darah khusus anak di NTT), sehingga kasus yang baru dari Waikabubak akan di rujuk ke RS Sanglah,” kata Woro.

Dengan meninggalnya pasien AKI tersebut maka saat ini NTT sudah ada dua kasus gagal ginjal misterius yang menjadi korban.

Sebelumnya IDAI NTT melaporkan satu kasus gagal ginjal akut pada anak yang berasal dari RSUD Ba”a Kabupaten Rote Ndao.

Anak laki-laki berusia 2 tahun itu meninggal dunia akhir September 2022 lalu karena diduga menderita gagal ginjal akut.(CNNIndonesia.com(

Share :

Baca Juga

Berita

Diduga Makan Uang Negara, Masyarakat Desak Kades Manong Tuntaskan Pengerjaan Telford

NTT

PLN Bantu Biaya Sambung Listrik Gratis ke 100 Keluarga di Labuan Bajo

NTT

Kenaikan NJOP Dinilai Mencekik Warga, KNPI Mabar Gelar Aksi Demo

NTT

Dijanjikan 30 Juta, Warga Desa Mbuit Penerima BSPS Merasa Ditipu

NTT

Tak Ditangani Dokter, Ibu Ini Pendarahan Hebat dan Meninggal Usai Bersalin

KPK

Ketua PKN Minta KPK Segera Periksa Dugaan Korupsi Dana Hibah KPU Mabar Tahun 2020

NTT

30 Kepala Desa Dilantik, Ketua PKN Sarankan Inspektorat Audit Dana Desa

NTT

HPN ke-77, AWAMB Gelar Kegiatan Tanam 8 Ribu Pohon
error: Content is protected !!