class="wp-singular post-template-default single single-post postid-260715 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Kampar

Sabtu, 12 April 2025 - 17:39 WIB

Proyek Dermaga Rakit Desa Parit Baru Resmi Dilaporkan LSM Penjara Ke Kejari Kampar

Kampar — Belum genap satu tahun, proyek Dinas Perhubungan Kampar tentang Pengoperasian dan Pemeliharaan Pelabuhan Sungai dan Danau atau yang lebih dikenal dalam Pembangunan Dermaga dan Rakit di Desa Parit Baru Kec. Tambang telah resmi di laporkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara (LSM Penjara) yang di ketuai Rudy Lase pada tanggal 17 Maret 2025 dengan nomor 337/LP/DPC-LSM-PJR/KPR/III/2025

Dalam keterangan laporannya Lase memaparkan, telah terjadi serangkaian dugaan penyimpangan terhadap kegiatan pembangunan Dermaga & Rakit yang menelan APBD Kampar T.A 2024 Rp. 1.346.942.000 dengan anggaran sebesar itu kami menduga bahwa pembangunan Dermaga itu mengunakan pipa Galvanis sebagai tulangan tiang hingga skor sementara bobot Dermaga itu besar dan berat kemungkinan tidak pantas jika di sandingkan dengan pipa galvanis apa lagi hasil investigasi tim ditemukan ada yang bengkok. Terang Lase

Selain itu, tim juga melihat ada pekerjaan penanaman pipa besi hitam yang sudah bengkok parah hingga melengkung, pipa itu disebut sebagai pengikat untuk sandaran rakit guna untuk pengoperasian dalam membantu penyebaran masyarakat yang hendak menyebrang mengunakan sepeda motor serta pejalan kaki, sayangnya masih seumur jagung pipa yang di tanam sudah cendrung bengkok akibat aliran air sungai kampar. Sebut nya

Baca Juga :  Lewati Beragam Tahapan Seleksi, 36 Siswa Raih Kesempatan Masuk Kelas Beasiswa PT TIMAH

Dugaan terjadinya bengkok pada pipa itu terindikasi bahwa tidak adanya di lakukan uji sondir atau yang lebih di kenal sebagai Bor Fael, Mini fael, Faeling hingga pipa besi yang tertanam hanya asal tanam oleh rekanan yang mengerjakan nya, bahkan pipa yang berdiri dalam tiga bagian itu juga sangat aneh begitu jauh jarak ikatan besinya hingga disitu lah dugaan kami menyimpulkan terjadinya bengkok karena tidak pas dalam pelaksanaan pekerjaan nya. Beberapa Pria Pendemo ini

Sementara itu, dari penelusuran harga rakit yang kami telusuri di berbagai sumber usaha mengatakan kalau rakit double dengan Lebar 4 meter panjang 12 meter plus dengan bangunan rumah di bandrol seharga Rp 125 hingga 135jt tentunya dari harga yang kami dapati pastinya tidak akan meleset dari rakit yang ada di objek kegiatan pembangunan Dermaga dan rakit desa Parit baru. Ucap Ketua Rudy Lase

Atas temuan tersebut kami menduga keras telah terjadi serangkaian kejanggalan baik pada pelaksaan perencanaan, bahan material hingga mengarah pada tindakan yang merugikan keuangan daerah yang mengacu pada tindak pidana korupsi, kami sudah melaporkan nya dan kami meminta agar Kejari Kampar melakukan pemanggilan terhadap Pelaksana CV. RIAU BUMI ADIL, PPK, KPA, dan Kadis Perhubungan selain itu segera membentuk Tim untuk turun ke lapangan tepatnya pada pembangunan kegiatan tersebut.” pinta Lase.**

Baca Juga :  Berbagi Harapan, PT TIMAH Tbk Dukung Perawatan Arkana yang Berjuang untuk Hidup Sehat

 

(Ocu Arun)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Perluasan Wilayah KPBPB Batam, BP Batam Gelar Konsultasi Publik Rancangan Perubahan PP 46 Tahun 2007

Berita

Kota Kupang Jadi Titik Singgah Rombongan Muhibah Budaya Jalur Rempah Tahun 2022

Berita

“Booster Mental” Pertama di Polda Riau Kapolres Andi Yul gelar Hypnotheraphy Untuk Personel Polres dan TNI

Berita

Bupati Asmar Sambut 450 Mahasiswa KKN IAIN Datuk Laksemana Bengkalis, Tekankan Pengabdian dan Keselamatan di Kepulauan Meranti

Berita

Bakti Sosial dan Bansos Religi Polsek Kerinci Kanan Meriahkan HUT Bhayangkara ke-79, Wujud Kepedulian Polri di Tempat Ibadah

Berita

Disdik Karimun Keluarkan SE Belajar Dirumah

Berita

Blasting PT Karimun Granit mengeluarkan bau amonia

Berita

Polres Karimun Selidiki Penemuan Mayat Tanpa Identitas Di Perairan Sekatip Sugie Besar
error: Content is protected !!