class="wp-singular post-template-default single single-post postid-35155 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti / Riau

Selasa, 12 Januari 2021 - 23:48 WIB

Ratusan Juta Uang Dilarikan Oknum Pegawai Bank, BRI Selatpanjang Carikan Solusi Terbaik Bagi Para Nasabah

Liputankepri,Meranti – Oknum pegawai Bank BRI Cabang Selatpanjang diduga membawa kabur uang sejumlah nasabah dengan total kerugian hampir Rp 400 juta. Para nasabah yang merasa uangnya dibawa oknum tersebut kecewa karena merasa ditipu dan berniat akan melaporkan hal ini ke pihak yang berwajib.

Para nasabah apes ini mempertanyakan uang mereka yang diduga dibawa kabur oleh salah satu oknum pegawai Bank BRI Cabang Selatpanjang. Rata-rata para nasabah ini merasa tertipu terhadap apa yang dijanjikan dan ditawarkan oleh oknum pegawai BRI itu.

Modusnya, oknum pegawai Bank BRI bernama Fahru ini menawarkan pinjaman bank program Kupedes kepada sejumlah nasabah, namun setelah uangnya cair, oknum pegawai BRI tersebut malah meminjamkan uang itu. Selain itu ada juga nasabah yang hanya meminjam atas nama saja, sementara itu uang yang dipinjam sepenuhnya dipinjamkan kepada oknum pegawai Bank tersebut.

Adapun nominal uang yang dipinjam tersebut jumlahnya bervariasi, mulai dari Rp10 juta hingga Rp100 juta.

Hingga saat ini Fahru sudah dipecat dari tempat kerjanya, sementara itu uang nasabah yang sudah terlanjur dipinjamkan tidak dikembalikan, sementara itu keberadaannya tidak lagi diketahui.

“Uang saya lenyap sebesar Rp 20 juta. Sementara uang itu saya gunakan untuk modal usaha, hingga saat ini Fahru yang merupakan pegawai Bank BRI tidak bisa dihubungi lagi,” kata Aji salah seorang nasabah yang merasa ditipu.

Nasabah lainnya juga merasa ditipu dengan apa yang dilakukan oleh pegawai Bank tersebut, dimana uang yang dipinjamkannya dari Bank sepenuhnya untuk Fahru.

“Uang saya Rp100 juta semuanya untuk Fahru, awalnya saya percaya saja apa yang dia katakan, karena dia membawa embel-embel Bank BRI,” kata Mardian.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Bank BRI Selatpanjang, Didi yang dikonfirmasi mengenai hal ini mengatakan terkait proses pencairan yang dilakukan pihak Bank tidak ada masalah, hanya saja ketika uang yang sudah dicairkan dipinjamkan kepada oknum pegawai Bank BRI pihaknya tidak mengetahui hal itu karena sudah berada diluar wewenangnya.

“Ini bukan masalah kreditnya yang tidak benar, nasabah itu sudah kita survei sebelumnya, apakah layak atau tidak menerima. Kalau dibilang bagi dua dengan Fahru, pasti ditolak oleh pemutus. Setelah cair mungkin Fahru minta, apakah ditekan atau memang sudah ada perjanjian sebelumnya kita kan tidak tau, itu sudah diluar kewenangan BRI,” kata Didi.

Mendapatkan laporan itu, kata Didi pihaknya segera memanggil Fahru untuk dimintai keterangan terkait hal tersebut.

“Setelah saya tau dia berbuat seperti itu, kemudian saya panggil Fahru, kemudian dia mengakui sambil menangis dan dia mengatakan jika ada kebutuhan. Lalu saya bilang dia harus menyelesaikan hal ini agar persoalan tidak bertambah besar, namun setelah itu dia kabur entah kemana,” ujar Didi.

Karena sudah lama tidak ada kabar berita, akhirnya pihak Bank BRI memecat Fahru, selain itu dia juga belum berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan tersebut.

“Fahru itu kita PHK kan sejak bulan Desember lalu, namun itu bukan karena kasus, melainkan dia mangkir dari pekerjaan atau tidak masuk kantor selama sebulan dan sebelumnya dia tidak saya kasi jabatan sampai dia mau menyelesaikan persoalannya itu,” ungkapnya.

Terkait persoalan kredit yang dihadapi nasabah, pihak BRI berjanji akan mencarikan solusi terbaik yang tidak memberatkan.

“Sebelumnya kita tidak pernah ada masalah dengan nasabah. Jika mereka ada kendala kesulitan untuk bayar, segera laporkan, solusinya akan kita cari. Kita bukan swasta yang kayak ada preman gitu, kita cari solusi seperti apa. Kalau saya menilai rugi kalau nasabah harus menempuh jalur hukum, karena selama ini kita memang tidak masalah dan penyalurannya sudah benar,” tuturnya.

Hingga saat ini Didi tidak mencium adanya keterlibatan karyawan lainnya dan dirinya juga masih meyakini bahwa masih banyak nasabah yang masih percaya dengan BRI cabang Selatpanjang.

“Hingga saat ini tidak ada keterlibatan pimpinan dan karyawan lainnya dan ini murni personal dilakukan oleh oknum tersebut. Dan saya masih percaya BRI belum jelek-jelek sangat namanya karena saat ini masih banyak nasabah yang mempercayai kami dan pinjaman serta usaha mereka terus tumbuh,” pungkasnya. (tim)

Share :

Baca Juga

Kep Meranti

Yonmarhanlan IV Laksanakan Doa Bersama 1 Tahun Tragedi Personel KRI Nanggala 402

Berita

Komisioner Riau: Cawabup Meranti Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Kep Meranti

Pazrul Amraini S.Pd Bacakan Teks Proklamasi Pada Upacara Hari Kemerdekaan RI Ke-80 Tahun Di Desa Mayang Sari

Ekonomi

Bupati Meranti Pimpin Rakor Penyelesaian Penguasaan Tanah Dalam Kawasan Hutan, Perjuangkan Hak Masyarakat Atas Lahan Yang Masuk Kawasan Hutan

Kep Meranti

20 Hektare Lahan Di Kepulauan Meranti Terbakar

Berita

Pesantren Babus Sa’adah Lepas Santri Angkatan VI, PKBM Dewan Dakwah Luluskan Angkatan Pertama

Kep Meranti

Hampir Rp 1,4 M Dana Refocusing Covid-19 Dinkes Meranti, Belum Laporkan Realisasi Peruntukanya

Kep Meranti

Ketua KONI Meranti Kesalkan Ulah Oknum Cabor Terindikasi lakukan Politik Praktis
error: Content is protected !!