Manggarai – Direktur Utama(Dirut) Rumah Sakit Umum(RSU) Santo Rafael Cancar, dr. M. Ronald Susilo, M.M., MARS meminta maaf kepada wartawan Jurnaltoday.Com terkait dugaan pengolahan sampah medis yang mengangkangi aturan.
Hal itu disampaikan Ronald Susilo dalam pertemuan siang tadi dengan wartawan Jurnaltoday di ruang kerjanya Kepala Dinas Kesehatan, pada Rabu 29 Juli 2022.
Dalam pertemuan itu, Ronald Susilo selaku penanggung jawab Rumah Sakit Santo Rafael Cancar mengakui semua kesalahan terkait dengan pengolahan limbah B3 yang langgar regulasi.
Selain itu, ia juga meminta maaf terkait persoalan privat yang terjadi sebelumnya yang merendahkan profesi wartawan dengan tuduhan malpraktek dan syarat kepentingan.
Menurutnya, semua poin yang dituangkan dalam klarifikasi itu semunya keliru.
“Saya minta maaf Pak atas semua kesalahan kami. Semua itu, kami tidak tau dan bingung mau bicara bagaimana lagi terkait persoalan ini”, tutur Ronald.
Tak hanya itu, di depan kepala dinas kesehatan Ronald Susilo berkomitmen untuk segera membangun kerja sama dengan pihak RS. dr. Ben Mboi Ruteng dalam mengatasi pengolahan sampah medis tersebut.
” Secepatnya saya akan kordinasikan ini ke dr. Fian untuk mengatasi sampah ini pak”,imbuhnya.
Terkait dengan alat incenerator yang disebutnya dalam klarifikasi, Ronald Susilo mengaku bahwa disana bukan alat incenerator tapi cerobong asap.**










