class="wp-singular post-template-default single single-post postid-47602 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Kampar

Jumat, 16 September 2022 - 16:34 WIB

Warga Temukan mayat menghitam seperti Disengat listrik di Rimbo Panjang

TAMBANG- Warga Perumahan Panorama Sakinah, Blok A 17, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang mendadak heboh dengan ditemukan seorang korban yang sudah tewas dalam kondisi tubuh menghitam seperti di sengat listrik, Jumat (16/9/2022) sekira pukul 08.00 WIB.
Korban adalah Ade Octha Irwanda Mustafa (36) seorang ojek online, ia ditemukan sedang tidur diatas kasus dengan kondisi sudah sangat mengenaskan didalam rumahnya.

Awal mula kejadian ini berawal ketika Almon Hari diberitahukan oleh kedua temannya bahwa korban sudah dua hari tidak keluar rumah. Mendengar hal tersebut, ia langsung menuju ke rumah korban yang diketahui ia hanya tinggal sendirian.

Kemudian mereka langsung menuju kerumah korban, dan melihat rumahnya sedang terkunci dan keluar aroma yang tidak sedap dan dipenuhi lalat hijau. Dengan cepat mereka melihat dan masuk kedalam rumah korban dan mengecekkan.

Saksi Almon langsung mencongkel jendelah rumah korban dan melihat kondisi korban dalam keadaan miring, tangan tegang, tubuh menghitam seluruh tubuhnya, seperti terbakar ( dugaan sementara tersengat aliran listrik), kemudian Almon menghubungi Ketua RT dan menghubungi Polsek Tambang.
Kapolsek Tambang IPTU Mardani Tohenes SH MH beserta Kanit Reskrim Polsek Tambang IPDA Hendro WahyudiI SH beserta anggota piket turun ke TKP dengan berkoordinasi bersama INAFIS Satreskrim Polres kampar dan Pihak Puskesmas Tambang.

Sekira Pukul 08.30 Wib Tim tiba di TKP dan langsung melakukan Olah TKP terhadap 1 (satu) orang mayat laki laki menggunakan baju kaos hitam dan celana jeans didalam kamar dengan posisi tertelentang dan kondisi tubuh dalam keadaan membengkak, menghitam.

Kemudian Tim mengevakuasi jenazah korban, lalu membawa ke Rumkit Bhayangkara untuk diVisum Pihak Polsek Tambang berkoordiasi dengan Pihak Keluarga Korban untuk dilakukan otopsi terkait jenazah tersebut, namun dari pihak Keluarga Korban menyatakan bersepakat untuk tidak dilakukan otopsi dan menerima kematian korban dengan Iklhas ( Surat Pernyataan ).

Menurut keterangan Saksi dari Tetangga Korban menerangkan bahwa sebelumnya pada hari Selasa 13 September 2022 masih melihat korban melaksanakan Sholat Dzuhur di musholla depan rumah korban dan pada hari tersebut korban menyampaikan kepada pihak keluarga bahwa dirinya sedang sakit pada kepala (vertigo) dan suhu badan panas tinggi

“menurut hasil pemeriksaan sementara dirumah sakit Bhayangkara pekanbaru, pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan. Korban diduga meninggal karena sakit. Sedangkan tubuh korban yang menghitam dikarena jenazah korban sudah 3 hari,” tegas Kapolres Kampar AKBP Didik Pryo Sambodo SIK melalui Kapolsek Tambang IPTU Mardani Tohenes SH MH.(ocu)

Share :

Baca Juga

Berita

Menaker Yassierli: Pekerja dan Perusahaan Harus Jadi Mitra Strategis

Berita

Tembok Penahan Abrasi di Pantai Teluk Dalam Roboh, PT Timah Tbk Serahkan Bantuan Perbaikan

Berita

Kepala BP Batam Sambut Baik Minat Investor China terhadap Batam

Berita

M.Tartib Ambil Formulir Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati dari Partai PAN

Berita

Bupati Meranti Kukuhkan Paskibra 2026, Tekankan Nasionalisme dan Tanggung Jawab Generasi Muda

Bengkalis

Akhirnya Ditangkap, Dua Orang Pelaku Curas Habisi Nyawa Tetangganya Sendiri

Berita

Rachmadi: Remaja Positif Covid-19 di Karimun Dinyatakan Sembuh

Berita

Wamenaker: Mahasiswa Harus Perkuat Kompetensi dan Sertifikasi untuk Hadapi Dunia Kerja
error: Content is protected !!