class="wp-singular post-template-default single single-post postid-5227 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti / Riau

Kamis, 16 Februari 2017 - 08:55 WIB

Pasca Kebakaran di Meranti,Petugas Masih Berjaga-jaga Dilokasi

Liputankepri.com,SelatPanjang – Akibat terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Dusun III, Kampung Balak, Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, beberapa waktu lalu sehingga tim pemadam kebakaran harus menginap di lokasi kebakaran.

Dua titik api melahap sedikitnya 6 haktare lahan di Dusun III, Kampung Balak, Desa Tanjung Peranap tersebut.

Plt Kalaksa BPBD Kepulauan Meranti, M Edy Afrizal, Rabu (15/2/17) siang, mengungkapkan bahwa pihak Kepolisian, BPBD Meranti, TNI dan masyarakat masih melakukan pendinginan terhadap lahan terbakar di Desa Tanjungperanap, Kecamatan Tebingtinggi Barat.

“Apinya sudah mulai padam dan masih dilakukan pendinginan, yang menjadi kendala saat melakukan pemadaman minimnya peralatan dan sumber air di lokasi,” kata lelaki yang akrap disapa Panglime itu.

Ia juga menjelaskan titik api yang masih dijaga di lokasi ada dua titik, dan memakan lahan kurang lebih 6 haktare di lahan gambut yang merupakan lahan masyarakat Desa Tanjung Peranap.

Sementara itu, Danramil 02/Tebingtinggi, Mayor Arm Bismi Tanbunan SE menambahkan bahwa personil yang disiagakan di antaranya, Polri 8 Personil, TNI 4 Personil, BPBD Meranti 10 Orang, Masyarakat Peduli Api 6 orang dan dibantu masyarakat setempat.

“Memang ada hujan, namun hujannya belum samapai kelokasi kebakaran. Mudah-mudahan aja nanti hujan lebat sehingga apinya bisa padam,” ujarnya saat berada di lokasi kebakaran.

Sementara itu, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Barliansyah SIK, menjelaskan adapun peralatan yang digunakan oleh pihak pemadaman di lapangan, mesin robin 3 Unit, semprot air 2 unit, ember, dan cangkul.

“Kondisi terakhir, sampai saat ini lahan yang terbakar masih mengeluarkan asap, tidak tertutup kemungkinan api masih akan hidup kembali dikarenakan kuatnya angin dan banyaknya daun, ranting yang kering,” ungkap Barli.

Untuk diketahui, pihak BPBD Kabupaten Meranti, sampai saat ini masih mendirikan tenda darurat untuk tempat tinggal sementara di lokasi Karhutla tersebut. (An/Gun)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Asisten III Sekdakab. Meranti Hadiri Acara Isra’ Miraj 1440 H, Ajak Umat Muslim Senantiasa Tunduk dan Patuh Atas Perintah Allah

Kep Meranti

Kapolres Meranti Kunjung Dua Perusahaan Di Kecamatan Merbau

Kep Meranti

Polres Kep Meranti Gelar Operasi Ketupat Tahun 2025

Featured

Siap-Siap Para Kades Di Maranti, Jika Calon Diusung Partai Pak Prabowo Menang Gaji RT/RW Dan Dana Desa Akan Ditambah

Kep Meranti

250 Meter Kabel Milik PT.PLN Meranti Digasak Maling

Kep Meranti

Dihadiri Wakil Bupati, Bea Cukai Musnahkan Hasil Tangkapan 2017-2018 Senilai Hampir 900 Juta Rupiah

Kep Meranti

Puncak Hari Bhayangkara Ke-75, Polres Meranti Gelar Upacara dan Potong Tumpeng

Nasional

Wakapolreta Pekanbaru Laksanakan Pengecekan Pos PAM TPS
error: Content is protected !!