class="wp-singular post-template-default single single-post postid-5515 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Batam / Ekonomi / Featured / Kepri

Jumat, 3 Maret 2017 - 17:48 WIB

Kawasan Ekonomi Ekslusif Investasi Jangka Panjang

Liputankepri.com,Batam – Kawasan ekonomi eksklusif seperti yang terdapat di Batam, Provinsi Kepulauan Riau, perlu dibangun dengan sebaik-baiknya dan tidak kalah bersaing dengan kota lainnya di luar negeri dalam menarik sebanyak-banyaknya investasi.

“Kalau kita saksikan bagaimana Shenzen, Ghuangzhou, dan kota-kota di China itu sudah lebih maju dari kota Batam yang bisa membangun kawasan ekonomi eksklusif,” kata Wakil Ketua Komisi XI DPR Ahmad Hafisz Tohir dalam rilis, Kamis (2/3/2017).

Menurut dia, persoalan lahan di Batam yang merupakan penyebab mundurnya para investor untuk melakukan investasi jangka panjang, ditambah dengan belum berjalannya sinergi antara otonomi daerah dan dewan pengawas pengelola.

Untuk itu, politisi PAN itu mengingatkan agar dualisme kebijakan jangan saling melemahkan tetapi seharusnya bisa saling menguatkan dan menopang untuk kemajuan Batam sebagai destinasi tujuan investasi.

Sebelumnya, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal RI Thomas Lembong menyatakan terdapat sejumlah kendala investasi di Indonesia yang mesti dipecahkan secara bersama-sama.

Thomas Lembong di Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (4/2) menjelaskan, kendala pertama adalah banyaknya peraturan yang menghambat datangnya penanam modal.

Menurut dia, tidak adanya kepastian hukum tetap membuat keraguan untuk mengembangkan usaha, maka perlu upaya merampingkan peraturan.

Kemudian, kendala lainnya adalah rezim perpajakan yang tidak memberikan ruang lebih kepada pengusaha serta kualitas SDM yang nisbi masih rendah.

Untuk mengatasi kendala itu, maka pemerintah mendorong pemuda untuk menempuh pendidikan kejuruan, agar memiliki kemampuan khusus yang dibutuhkan dalam industri.

Selanjutnya adalah masalah pertanahan di pemerintah pusat dan pemerintah daerah karena investor kerap terkendala masalah sertifikasi, izin bangunan serta zonasi lahan.

Sedangkan hambatan terakhir, lanjutnya, adalah masalah infrastruktur sebagai pendukung utama dari industri. (Ant)

Share :

Baca Juga

Featured

Bawa Ganja dari Malaysia,Pria Asal Tanjungsamak ini di Amankan Petugas Bea Cukai

Karimun

Ketua Komisi I DPRD Meranti Hadiri Pembukaan Acara Bursa Inovasi Desa Tahun 2018

Finansial

BNI Tanjung Balai Karimun Luncurkan Program Gimmick BNI Top Up Tabungan

Ekonomi

Dituding Kuasai Lahan, Pihak Telunas Beach Resort Angkat Bicara

Featured

Lamidi Gagal Dilantik Sebagai Kepala Dinas Pertanian Pemprov Kepri

Featured

Trade | Tâm Điểm Của Sự Thịnh Vượng – Khám Phá Thế Giới Cá Cược Trực Tuyến Cùng https//shbet.promo/ | 21-2025

Ekonomi

Data Inflasi Tekan Mata Uang Garuda,Rupiah Rp13.368
Cerita Mat Soleh Tentang Sosok si Pemegang Tongkat

Featured

Cerita Mat Soleh tentang Sosok si Pembawa Tongkat
error: Content is protected !!