class="wp-singular post-template-default single single-post postid-5942 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Ekonomi

Minggu, 26 Maret 2017 - 10:28 WIB

Jokowi akan Copot Petugas pada Program Bantuan Sosial Nontunai,Jika Tak Berikan Layanan

Liputankepri.com,Jakarta – Pemerintah terus berupaya untuk memenuhi kebutuhan dan hak-hak dasar masyarakat melalui bantuan sosial nontunai yang diberikan. Bantuan sosial tersebut beragam, mulai dari Kartu Indonesia Pintar (KIP), Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Program Keluarga Harapan (PKH) dan Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Bantuan sosial tersebut rutin diberikan Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam setiap kunjungan kerjaya ke sejumlah daerah di Tanah Air. Namun, bantuan tersebut harus sejalan dengan kualitas pelayanan yang diberikan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menegaskan pentingnya menjaga kualitas pelayanan, mulai dari pelayanan administratif hingga kesehatan. Bahkan Kepala Negara tak segan untuk mengganti aparat yang tidak memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat pemilik KIS.

“Pak ini yang melayani jelek banget di rumah sakit ini, beritahu saya. Pasti saya peringatkan. Kalau masih juga belum baik nanti pasti saya ganti itu yang melayani, saya copot, saya ganti,” ujar Presiden Joko Widodo seperti dikutip dari Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden, Minggu (26/3/2017).

Selain itu, Kepala Negara juga meminta agar masyarakat menggunakan bantuan tersebut secara bijak dan tepat guna. Di antaranya adalah untuk keperluan sekolah, keperluan pendidikan, gizi anak, dan usaha.

Mengingat besarnya manfaat yang dirasakan masyarakat, pemerintah berkomitmen akan terus memberikan bantuan tersebut di masa mendatang. “Ini akan terus kita pantau, akan kita lihat, kalau bagus akan kita tingkatkan lagi. Setiap tahun ada terus baik KIP, PKH, ada semuanya,” ucap Presiden.

(ded)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Sambangi Seorang Janda Buruh Cuci. Wakapolresta Pekanbaru : Indahnya Berbagi

Batam

Marlin Agustina: Keberagaman Masyarakat Jadi Kunci Wujudkan Batam Kota Baru

Ekonomi

Terkait Kasus Penyeludupan Imigran, Beras Dan Bawang Merah Asal Malaysia Sudah Masuk Tahap II

Ekonomi

Pemerintah Luncurkan Peta Baru NKRI

Ekonomi

Sri Mulyani: Pejabat Pajak tidak Boleh Temui WP Diluar

Ekonomi

BI Waspadai Rasio Pembayaran Utang Luar Negeri RI

Ekonomi

Rio Randra Warga Karimun Penderita Tumor Butuh Bantuan Berobat

Ekonomi

Tahun Ini Jumlah Hewan Qurban di Karimun Meningkat Dibanding Tahun 2016
error: Content is protected !!