class="wp-singular post-template-default single single-post postid-7341 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Kepri

Rabu, 26 April 2017 - 21:22 WIB

Dewan Pers: IWO Harus jadi Garda Terdepan Kelola Media Online

Liputankepri.com, Jakarta – Ketua Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prasetyo menyambut baik keberadaan organisasi profesi Ikatawan Wartawan Online (IWO) yang sudah berdiri sejak 8 Agustus 2012.

Stanley berharap, IWO harus menjadi garda terdepan dunia media massa seiring perkembangan zaman. Kemajuan teknologi, kata Stanley, akan berkembang secara terus menerus sesuai tuntutan peradaban. “IWO bisa menjadi garda terdepan untuk memajukan media online di Indonesia,” ujarnya saat menerima audiensi pengurus IWO di lantai 7 Gedung Dewan Pers Jalan Kebon Sirih Jakarta Pusat, Rabu (26/4/2017).

Stanley melanjutkan, syarat-syarat agar menjadi konstituen Dewan Pers tidak terlalu berat. Kata dia, anggota minimal 500 orang, memiliki 15 cabang di daerah, ada sekretariat, ada badan hukum dan berita acara pemilihan kepengurusan. “Saya minta IWO segera melengkapi dan memberitahukan hal itu kepada Dewan Pers. Setelah itu Dewan Pers akan melakukan verifikasi,” ujarnya. Stanley berjanji,

Selama kepemimpinannya hingga 2019 nanti akan berjuang agar IWO menjadi konstituen Dewan Pers seperti Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Independen (AJI) dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI). “Pada prinsipnya Dewan Pers kan hanya memfasilitasi teman-teman organisasi profesi saja,” ujarnya.

Ketua Dewan Pers Yosep Stanley Adi Prastyo (tengah) dan Ketua IWO Jodhi Yudono (kanan).

IWO kata Stanley, harus segera berbenah untuk membuat standarisasi media online. Kurikulum dan tim penguji media online harus dipersiapkan. “Agar menjadi kuat dan besar, kelak IWO harus membuat kurikulum dan tim penguji untuk wartawan media online. Jika belum ada tim penguji, IWO bisa berkoordinasi dengan Dewan Pers,” katanya.

Di tempat yang sama Ketua Umum IWO Jodhi Yudono mengatakan, media online akan menjadi panglima, setelah media-media lainnya seperti media cetak, radio, dan bahkan televisi mengalami masa surut. Untuk itu, wartawan dan pemilik media online harus melengkapi dirinya untuk menyambut laju teknologi yang demikian cepat dengan sikap yang profesional.

“Saya yakin, jika kawan-kawan media online sudah menunjukkan profesionalitasnya, maka hilanglah berita-berita dusta. Kepercayaan masyarakat akan muncul, dan ini akan menarik dunia iklan masuk lebih banyak ke media online,” tutup Jodhi.***

 

 

Editor : Paan

Share :

Baca Juga

Berita

Rusak Dua Sekolah di Karimun, 5 Remaja Ini Ditangkap Polisi

Featured

Xổ Số V9BET – Trúng số má»—i ngày vá»›i cÆ¡ há»™i lá»›n

Hiburan

Meriahkan HUT RI ke-73, Warga Sidorejo Gelar Pesta Rakyat

Karimun

Pelaku Judi Hongkong di Karimun Diamankan Polisi

Karimun

Polisi Ringkus Dua Pria Diduga Pengedar Narkotika Jenis Sabu

Karimun

Pangdam I/BB Mayjen TNI Hasanuddin: Jangan Panik Menghadapi Covid-19

Batam

Mendag Zulkifli Hasan Pantau Harga Bahan Pokok Sampai Ke Batam

Featured

Peringatan Buat Operator Liga Dan Klub
error: Content is protected !!