Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Amir: Ada Indikasi Korupsi Soal Pembangunan Infrastruktur Desa Sawang Selatan | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-22094 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Karimun / Kepri

Kamis, 10 Januari 2019 - 14:03 WIB

Amir: Ada Indikasi Korupsi Soal Pembangunan Infrastruktur Desa Sawang Selatan

Liputankepri.com,Kundur – Pembangunan sejumlah insfrastruktur di Desa Sawang Selatan Kecamatan Kundur Barat kabupaten Karimun menggunakan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2018 menuai kontroversi.

Mangkraknya beberapa fasilitas pembagunan gedung BPD,Lapangan Futsal serta objek wisata mangrove dengan anggaran sebesar Rp1,8 miliar masa pengerjaan kurang lebih satu tahun diduga kuat adannya indikasi penyelewengan terhadap Dana Desa.

Amir salah seorang tokoh masyarakat Mengkuse Desa Sawang Selatan berpendapat,sejumlah pembangunan di Desa Sawang Selatan kita anggap gagal tuntas.

Menurut Amir saat dijumpai media ini dikediamannya beberapa waktu lalu menerangkan,pembangunan yang gagal tuntas di Desa Sawang Selatan bukan hanya obyek wisata mangrove.

Masih menurut Amir pembangunan lain yang gagal tuntas di Desa Sawang Selatan, satu unit gedung BPD dan satu unit lapangan putsal tepatnya dibatu tumbang yang terkesan mangkrak dan gagal tuntas.

“Ironis lagi,masyarakat mengkuse disuruh gotong royong untuk mencari kayu, untuk keperluan penyiapan obyek wisata mangrove.

Kendati demikian Amir meminta aparat penegak hukum agar segera ambil sikap agar sejumlah pembangunan infrastruktur di Desa Sawang Selatan dapat dituntaskan.

“Kami minta kepada aparat penegak hukum agar segera menyikapi persoalan ini untuk di selesaikan sampai tuntas,”harapnya.

Terpisah,Sahar ketua BPD Desa Sawang Selatan yang dihubungi awak media ini melalui ponselnya (9/1/2019) membenarkan, tentang sejumlah pembangunan yang belum rampung, seperti halnya obyek wisata mangrove.

“Memang benar ada beberapa pembagunan dengan menggunakan Dana Desa yang belum rampung,”kata Sahar yang enggan membeberkan secara rinci

“Pengerjaan wisata mangrove akan segera dikerja, sebap kita lagi menunggu pengadaan kayu.

Menurut Sahar, selaku BPD kita hanya bisa memantau dan mengenai keuangan tergantung Kades kalaupun dana dari pembangunan tersebut telah dipakai atau terpinjam untuk keperluan lain Kades harus mengembalikan,”terang Sahar pada media ini melalui selulernya.

Menyikapi hal ini ketika awak media mengkomfirmasi Tumiran selaku Kepala Desa Sawang Selatan melalui ponselnya, namun sampai berita ini dipublikasikan Tumiran enggan untuk menjawabnya.( Majid )

Share :

Baca Juga

Featured

Bupati Karimun Resmi Menutup MTQ Ke- 9 Kabupaten Karimun

Berita

Bupati Karimun Sambut Kunker Kajati Kepulauan Riau Di Pelabuhan Domestik

Batam

DPRD Kota Batam: Informasi soal covid-19 simpang siur

Gaya Hidup

Gelar Apel Antisipasi Peredaran Pil PCC di SMP N 1 Buru,Kapolsek Sumbang 1 Unit Sepeda bagi Siswi Tidak Mampu

Karimun

Satlantas Polres Karimun Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Seligi 2023

Berita

Polisi Razia KTV Dragon,Tiga Wanita Diciduk Positif Narkoba

Batam

Kepala BP Batam Dorong Kemajuan Industri Batam

Berita

Modus Tawarkan Motor Lelang, Tipu Korban Hingga Ratusan Juta Rupiah
error: Content is protected !!