Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Ahmad Yuzar Dinilai Langgar UU ASN dan Etika Pemerintahan, DPRD Diminta Bertindak Tegas | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-264313 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Bangkinang / Berita

Selasa, 21 Oktober 2025 - 12:12 WIB

Ahmad Yuzar Dinilai Langgar UU ASN dan Etika Pemerintahan, DPRD Diminta Bertindak Tegas

Bangkinang – liputankepri.com – Kebijakan Bupati Kampar Ahmad Yuzar melantik adik kandungnya, Zamhur, Kadis Parbud sebagai Plt Kasatpol PP Kampar dinilai melanggar prinsip netralitas ASN dan berpotensi mengandung unsur nepotisme administratif.

Pelantikan ini dinilai berpotensi melanggar asas netralitas dan profesionalitas Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen ASN.

Dalam Pasal 2 huruf f UU ASN, ditegaskan bahwa penyelenggaraan kebijakan ASN harus menjunjung tinggi asas netralitas serta bebas dari intervensi politik, nepotisme, dan konflik kepentingan.

Sementara dalam konteks hukum administrasi, kebijakan yang menempatkan kerabat dekat dalam jabatan strategis berpotensi melanggar prinsip “Good Governance” sebagaimana diatur dalam UU Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan.

Baca Juga :  Ribuan Peserta Pawai Ta'aruf MTQ Ke-49 dilepas Bupati dan Wakil Bupati Bengkalis

“Penunjukan keluarga dekat oleh kepala daerah tanpa melalui mekanisme seleksi dan dasar objektif dapat dikategorikan sebagai bentuk nepotisme administratif. Hal ini bisa menjadi pelanggaran etik pemerintahan dan dapat dipersoalkan secara hukum.”

Selain itu, rangkap jabatan antara Kepala Dinas Parbud dan Plt Kasatpol PP juga dinilai bertentangan dengan prinsip efisiensi dan efektivitas jabatan ASN, karena kedua jabatan tersebut memiliki fungsi dan tugas berbeda secara struktural maupun teknis.

Masyarakat Kampar menilai langkah tersebut sebagai bentuk penyalahgunaan kewenangan (abuse of power) oleh kepala daerah. Mereka mendesak agar Inspektorat dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) segera melakukan telaah hukum terhadap dasar pelantikan tersebut.

Baca Juga :  PT Timah Serahkan Bantuan untuk Rumah Ibadah, Wujud Komitmen Dukung Kegiatan Sosial dan Keagamaan

Selain itu, DPRD Kampar jangan diam. Ini sudah menjadi keresahan publik. Bupati harus menjelaskan secara terbuka dasar penunjukan adiknya di dua jabatan strategis itu,” tegas salah seorang tokoh masyarakat Kampar, Senin,20 Okt 2025.

Dari sudut pandang hukum, jika terbukti ada unsur nepotisme atau penyalahgunaan wewenang, maka tindakan tersebut dapat diadukan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sesuai Pasal 30 UU No. 5/2014, yang berwenang memeriksa dugaan pelanggaran norma dasar ASN dan kode etik pejabat publik. (tim).

Share :

Baca Juga

Berita

Gelar Program Jebol Palapa, Dinas Dukcapil Kepulauan Meranti Berikan Kemudahan Masyarakat Mendapatkan KTP

Berita

Gandeng Kejari dan PWI, Pemkab Meranti Perkuat Tata Kelola Dana Desa yang Akuntabel

Bangkinang

Polres Kampar Gelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW 1445 H di Masjid Al Ikhlas

Batam

Kabar Gembira, Pemko Batam Siapkan 50 Ribu Vaksin Untuk Masyarakat

Berita

Kredit Macet Hingga Pemborosan Keuangan Rugikan BPR Tuah Karimun

Anambas

Bupati Anambas Pimpin Rapat Agenda Tahun Baru Islam 1441 H/2019 M

Advertorial

Support People’s Economy, PT TIMAH Tbk Has Empowered Thousands of MSMEs Since 2000

Berita

Panen Raya Jagung Serentak Tahap I Polres Siak: Dukungan Nyata untuk Ketahanan Pangan
error: Content is protected !!