Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Akbar Tewas Di Lilit ular piton Di Kebun Sawit | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-6173 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Nasional

Jumat, 31 Maret 2017 - 16:47 WIB

Akbar Tewas Di Lilit ular piton Di Kebun Sawit

​Liputankepri.com-
 Wartawan Tribun Timur Nurhadi Para berkesempatan mengunjungi lokasi kebun sawit Akbar bin Ramli (25), korban ular piton di Mamuju Sulawesi Barat Kamis (30/3/2017).


Ditemani paman korban, Adhan Andi Sirajuddin (45), Tribun Timur berhasil mendokumentasikan sejumlah gambar tepat di lokasi dimana ular yang menelan Akbar ditemukan warga.


Ular itu ditemukan di rawa hanya 4 meter dari pohon sawit yang dipanen Akbar.

Jejak perlawanan Akbar saat dimangsa piton 7 meter tersebut tampak jelas. Hasil panennya berhamburan.

Adhan memperkirakan Akbar sempat melakukan perlawanan.

“Dugaan kami di sini, ini Akbar sementara duduk membelakang, mengikat atau mengobati tangan yang luka karena diiris bambu,” kata Adhan.











Adhan menduga, ular ganas itu menyeret Akbar ke semak belukar, sekitar 10 meter dari tempat duduk Akbar.

Di situlah, lanjut Adhan, ular 7,1 meter melilit dan menelan Akbar bulat-bulat, mulai dari kepala hingga kaki.

Esoknya, atau Senin (28/3/2017) malam, puluhan warga akhirnya menemukan ular pemangsa Akbar.

Adhan sendiri terlibat dalam pencarian Akbar.

Dugaan Adhan sendiri ketika itu, Akbar ditelan ular, begitu juga warga lainnya.

Segeralah mereka melumpuhkan ular dan betul, setelah perut ular dibelah, isinya jasad Akbar yang sudah tak bernyawa.

“Diperkirakan ini sudah 24 jam di dalam perut ular, baru mi kita temukan,” ujar Adhan.

Dia menyebut jasad Akbar nyaris hancur jika ular tak segera ditemukan.

“Seandainya tidak, mungkin hancurmi (sudah hancur) karena sudah mayatnya,”ucapnya.

SUMBER Tribunews timur 

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Hitamnya Hidup Pekerja Arang di Meranti

Kep Meranti

Sekda Meranti Buka Kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat di Puskemas Alah Air

Kep Meranti

Tiba Di Pelabuhan Selatpanjang, 6 ABK Kapal Tanker M1 Dinyatakan Positif Covid-19

Berita

Lokasi Ibu Kota Baru RI Diputuskan Tahun Ini

Berita

Presiden Jokowi Targetkan Satu Juta Vaksinasi Per Hari pada Juli Mendatang

Berita

Wakil Bupati Buka Kegiatan Dialog Kesejarahan Sagu Meranti Dalam Persepektif Sejarah

Ekonomi

Hadir di 50 Kota Besar di Indonesia, SPEKTA FAIR Tebar Promo Untuk Tingkatkan Daya Beli Masyarakat

Karimun

Bos Kayu Ilegal di Tangkap Tim Gabungan Mabes Polri
error: Content is protected !!