Liputankepri.com,SELATPANJANG,- Beberapa komunitas di Kepulauan Meranti antara lain Pemuda Remaja Masjid Agung Darul Ulum, Pencak Silat Himssi, 234 SC Regwil Kepulauan Meranti, SMK Negeri Selatpanjang, MAN Selatpanjang, Yayasan Fitrah Madani, FPI, dan lainnya menggelar aksi solidaritas pengumpulan dana untuk Palestina.
Aksi sosial penggalangan dana untuk warga Gaza Palestina ini dimulai dari Masjid Agung. Lalu ke tempat-tempat usaha di Selatpanjang.

“Sekitar 100 orang yang ikut andil dalam penggalangan dana ini. Mereka semua antusias,” kata Tito Hartoto, koordinator aksi aolidaritas untuk Palestina ini.
Ditempat yang sama, Ketua Yayasan Fitrah Madani H Ahmad Fauzi mengapresiasi semangat generasi di Kepulauan Meranti. Seluruh komunitasyang terlibat sangat antusias melakukan pengumpulan dana untuk warga Palestina ini.
“Ini bukan tidak semata terkait kasus perang yang sudah puluhan tahun. Tapi ini menyangkut kemanusiaan atas intimidasi dan kekerasan yang dilakukan oleh Bangsa Israel ke warga Pelastina,” kata Ahmad Fauzi.
Bangsa Israel, bangsa yang tidak pernah mau mengalah dan menyerah. Harusnya Israel sadar diri bahwa mereka menumpang di tanah Palestina namun pada kenyataannya mereka merampas dan sangat sadis terhadap warga Palestina.
Bangsa Israel juga telah menggali dan membuat terowongan yang sangat besar di bawah Masjidil Aqsa yang menjadi kiblat pertama seluruh Ummat Muslim. Israel meyakini di bawah ini ada Temple of King Solomon (Kuil Sulaiman) yang menjadi tempat sucinya, penyambutan kedatangan Mesias.
“Mari kita semua berdoa agar Masjid Aqsa bisa bertahan kalau terjadi gempa setelah di bawahnya digali terowongan besar oleh Israel,” harap Ahmad Fauzi.
“Ini bukti kecintaan kita kepada sesama masyarakat Islam di Palestina. Rasa simpari dan empati kita, mudah-mudahan Masjid Aqsa kembali ke tangan masyarakat dan warga bisa melaksanakan salat di sana,” tambah Ahmad Fauzi.
Bantuan uang tunai yang didapati hari itu, akan ditransfer ke rekening komunitas peduli Aqsa. Kata Ahmad Fauzi, saat ini sudah sangat banyak yang peduli akso dan mereka memiliki rekening-rekening untuk pengumpulan dana melalui transfer lalu diteruskan hingga ke Palestina.(lk1)
Editor : Paan










