Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Bupati Harap IG Sagu Segera Diterbitkan, Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Sagu | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-28492 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Kep Meranti

Selasa, 26 November 2019 - 20:19 WIB

Bupati Harap IG Sagu Segera Diterbitkan, Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Sagu

Selatpanjang | Indikasi Geografis (IG) yang menjadi simbol pengakuan asal barang atau produk karena faktor lingkungan Geografis, menjadi sesuatu yang penting bagi petani dan pengusaha Sagu Meranti karena dengan adanya IG maka pasar Nasional maupun Internasional akan mengetahui dari mana asal Sagu Sagu yang diekspor keluar negeri maupun dijual untuk memenuhi permintaan pasar Nasional.

Selama ini Meranti sebagai pemasok 80 persen Pasar Sagu Nasional dengan jumlah Produksi mencapai 250 Ribu Ton/Tahun belum banyak diketahui orang, pasalnya hasil produksi Sagu Meranti yang dibawa ke Cirebon dan diekspor hingga kemanca negara seperti Jepang, Singapura, Malaysia, Korea dan lainnya tidak lagi menggunakan label Meranti tetapi sudah menggunakan identitas perusahaan disana. 

Hal itu dikarenakan Sagu Meranti belum terdaftar atau belum memiliki Indikasi Geografis yang dikeluarkan oleh Kementrian Hukum dan HAM RI, hal ini tentunya tidak memberikan dampak positif bagi kesejahteraan Petani dan Pengusaha Sagu di Meranti.

Untuk itu dalam rangka meningkatkan kesejahteraan para Petani dan Pengusaha Sagu di Kepulauan Meranti, Bupati Meranti mendorong penerbitan Indikasi Geografis Sagu Meranti oleh Kemenkum HAM RI. 

Sebab dikatakan Bupati Irwan, Meranti bukan pemilik Kebun Sagu terbesar di Indonesia, namun produksi Sagu Meranti merupakan yang terbesar di dunia dan ia tak ingin hasil produksi Sagu Meranti malah diakui daerah lain.

“Jangan sampai kita yang punya Sagu, malah daerah lain yang mengakuinya,”ujar Bupati. 

Seperti diketahui, Sertifikat Indikasi Geografis telah memberikan dampak luar biasa bagi kesejahteraan dan peningkatan ekonomi petani di Meranti khususnya petani Kopi Liberika. Sejak Kopi Liberika Meranti mengantongi Sertifikat IG permintaan atas kopi asal Meranti yang memiliki rasa khas tersebut cukup luar biasa. Seperti dikatakan Hakim salah seorang pengusaha Kopi Meranti yang mengaku kewalahan memenuhi permintaan pasar yang cukup tinggi.

Dampaknya bukan saja meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi masyarakat tapi juga mampu membuka peluang kerja karena dengan tingginya permintaan dan bagusnya harga kopi liberika dilasaran masyarakat semakin terpacu untuk berkebun Kopi.

Menyikapi permintaan Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Irwan M.Si, Ka. Kanwil Kemenkum HAM Riau Riau H.M Diah, mengaku akan mengupayakan penerbitan IG Sagu Meranti. Diakuinya sebagai Putra Daerah Asal Desa Bina Sempian Kec. Rangsang Pesisir Kepulauan Meranti itu, dirinya merasa bertanggungjawab untuk membantu penerbitan IG Sagu Meranti. Iapun menargetkan jika seluruh persyaratan lengkap tahun 2020 mendatang IG Sagu Meranti dapat diterbitkan.

“IG Sagu Meranti sudah harus keluar tahun 2020 nanti, saya akan mengupayakan langsung ditingkat pusat. Jangan sampai daerah lain yang dapat pengakuan. Ini menjadi tanggungjawab saya sebagai anak asli Meranti untuk mengawalnya,” ucap M. Diah.

Dan hal itu adalah salah satu bukti Pemerintah hadir dalam mendukung peningkatan kesejahteraan petani melalui penerbitan hak kekayaan Intelektual.

“Disinilah bukti pemerintah hadir dalam mendukung Petani melalui pengakuan hak kekayaan intelektual dan perlindungan hukum,”pungkas M. Diah mengakhiri. (An)

Share :

Baca Juga

Berita

Menuju “New Normal ” KBA SMK NESKA bagikan Masker kain gratis kepada masyarakat

Berita

Jelang Ramadan, Pemprov Riau Gelar Rapat Persiapan Operasi Pasar Murah HBKN Tahun 2025

Berita

Kadis Bina Marga Nyalinya Ciut Hadapi Ketua PKN,Mobil Dinas Dijadikan Tameng

Batam

Soal Mafia Tanah, Salah Seorang Wartawan Diduga Dianiaya Sekelompok Preman

Kep Meranti

Pemda Meranti dan Kanwil Kemenkum HAM Riau Teken MoU Bidang Imigrasi, Peningkatan Layanan Warga Binaan dan Bantuan Hukum serta Kesempatan Pendidikan

Berita

Sebanyak 33 Warga Terdampak Banjir Rob, Terima Bantuan Sembako Dari Walikota Tanjungpinang

Berita

Panen Raya Jagung Serentak Tahap I Polres Siak: Dukungan Nyata untuk Ketahanan Pangan

Berita

Sempat Kabur, Ayah Bejat Cabuli Anak Tirinya Ditangkap Polisi
error: Content is protected !!