class="wp-singular post-template-default single single-post postid-263600 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti

Kamis, 25 September 2025 - 15:52 WIB

Bupati Meranti Sosialisasikan Program Pertanian dan Gerakan Tanam Padi di Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir

MERANTI – Bupati Kepulauan Meranti, AKBP (Purn) H. Asmar, melaksanakan sosialisasi program pertanian dan Gerakan Tanam Padi di lahan optimalisasi lahan (Oplah) Kementerian Pertanian RI, Kamis (25/9/2025). Kegiatan ini berlangsung di dua lokasi, yakni Desa Mekar Baru, Kecamatan Rangsang Barat dan Desa Kedaburapat, Kecamatan Rangsang Pesisir.

Acara ini turut dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kepulauan Meranti, Sekretaris Daerah, staf ahli, asisten, kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, lembaga perbankan, camat, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, serta insan pers.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kepulauan Meranti, Ifwandi S.P., dalam sambutannya menyampaikan bahwa sektor pertanian di daerah ini telah dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana yang mendukung. Program nasional yang digagas oleh Presiden RI juga telah diterapkan, tinggal menunggu pelaksanaan secara optimal.

“Dari lahan 2.500 hektare yang kita tanam, saat ini baru mampu menghasilkan sekitar 9.200 ton gabah, yang jika dikonversi menjadi beras hanya sekitar 5.000 ton. Angka ini belum mencukupi kebutuhan beras Kabupaten Kepulauan Meranti. Karena itu, produksi akan terus kita tingkatkan setiap tahun,” jelas Ifwandi.

Ia juga menambahkan, salah satu solusi yang sedang diupayakan adalah peningkatan kualitas benih, dengan target produksi 7 ton per hektare. Pemerintah daerah juga telah mengajukan kembali program pertanian ke pemerintah pusat untuk tahun 2025.

Sementara itu, Bupati H. Asmar dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu fokus utama pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Berbagai program pertanian telah dan sedang kita laksanakan, terutama dalam meningkatkan produksi padi melalui program optimalisasi lahan (Oplah). Sejak tahun 2024 hingga 2025, program ini telah mencakup lahan seluas 1.648 hektare dan akan terus berlanjut pada tahun 2026,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, pada tahun 2026 direncanakan akan dilakukan cetak sawah baru seluas 740 hektare, rehabilitasi sawah terlantar seluas 240 hektare, serta peningkatan indeks pertanaman (IP) dan distribusi sarana produksi (saprodi) di lahan Oplah.

Bupati juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, instansi pusat, balai penelitian, hingga petani dan masyarakat yang terus bekerja sama dalam mendukung program pertanian ini.

“Tahun ini kita juga mendapat bantuan berupa pembangunan sumur air dalam dari Balai Wilayah Sungai Sumatera Kementerian PUPR, normalisasi anak sungai, dan pembangunan tanggul. Semua ini diharapkan menjadi stimulus bagi petani agar produktivitas pertanian meningkat,” tambahnya.

Acara kemudian dilanjutkan dengan kegiatan tanam padi serentak di lahan sawah Desa Kedaburapat. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen dan kerja sama solid antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan di Kepulauan Meranti.

Share :

Baca Juga

Kep Meranti

Alumni SMP2 Angkatan 1988 Gelar Reuni Dengan Tema Merangkai Kisah Menjalin silaturahmi

Kep Meranti

Jembatan Merah Putih Presisi Polres Meranti Hampir Rampung

Kep Meranti

KKB Meranti Di Karimun Mengecam Petugas Kakanwil DJBC Kepri Menangkap ABK Kapal Seperti Teroris & Tanpa Surat Penangkapan

Kep Meranti

Limbah Medis B3 Kesehatan Dibuang Sembarangan di TPS Hingga Berserakan Dipingir Jalan

Kep Meranti

Meranti Kabupaten Pertama Penuhi UHC BPJS Kesehatan, Raih Penghargaan Dari BPJS

Kep Meranti

Kemeriahan Pawai Takbir Menyambut Idul Adha Menggema di Selatpanjang

Kep Meranti

Kamis Tadi Bupati Bengkalis Resmi Ditahan KPK

Kep Meranti

PAN Menjahit Kembali Bendera Merah Putih
error: Content is protected !!