class="wp-singular post-template-default single single-post postid-39580 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti / Riau

Rabu, 28 Juli 2021 - 13:32 WIB

Diduga Rekanan Proyek Pembangunan Gedung Sentra Kopi Liberika Curi Arus Listrik PLN

Liputankepri.com,Meranti- Pembangunan gedung sentra kopi liberika di Kecamatan Rangsang Pesisir, Kabupaten Kepulauan Meranti, sempat dihentikan pengerjaannya.

Proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020 dengan anggaran sebesar Rp2,9 Miliar yang dikerjakan PT. RAJAWALI SAKTI PRIMA beralamat Jl. Sultan Hasanuddin Rt.18 Kelurahaan Ratu Sima, Kecamatan Dumai Selatan itu sempat terhambat setelah sempat menimbulkan persoalan yakni adanya dugaan pencurian arus listrik PLN. Rabu 28/7/2021.


Dari informasi yang dirangkum wartawan di lapangan, pekerjaan dihentikan secara tiba-tiba setelah petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PLN melakukan sidak terhadap proyek tersebut, setelah ketahuan mencuri arus listrik, petugas lalu melakukan penyegelan terhadap meteran dan membawa barang bukti tersebut ke kantor.

Atas kejahatan itu pula, pihak penanggungjawab dari pekerjaan tersebut harus membayar kerugian yang ditimbulkan termasuk denda yang diterapkan dari pihak PLN. 

Kepala PLN Rayon Selatpanjang, Ricard saat dikonfirmasi membenarkan adanya pembayaran kerugian yang ditimbulkan dari pekerjaan pembangunan Gedung Sentra Kopi Liberika tersebut, namun ia tidak menyebut nominal yang harus dibayarkan itu. 

“Disana memang ada kelainan (Sesuatu yang terukur atau tidak sesuai SOP) tetapi sudah diselesaikan dan dibayarkan termasuk dendanya secara cash,” ucapnya, Selasa (27/7/2021) siang.

Sementara itu, pihak perusahaan yang melaksanakan pekerjaan pembangunan Gedung Sentra Kopi Liberika mengaku tidak ada persoalan di lapangan dan tidak mengakui jika pekerjaan pembangunan sempat dihentikan karena adanya dugaan pencurian arus listrik.

“Kemarin itu kita tetap bayar ke PLN, termasuk juga meteran masuk ada biayanya lewat biro, sampai hari ini tak ada kendala masih berjalan, memang diproses dinas agak lambat mungkin administrasi tapi kalau pekerjaan kita dari perusahaan tak ada kendala,” kata Juanda yang mengaku selaku Direktur Cabang.

Juanda hanya menyebutkan jika pihaknya melakukan pemasangan meteran baru dan tidak mengakui adanya pencurian arus listrik. 

“Untuk memasukkan meteran baru ada daya dan kita bayar ke PLN, jadi administrasi untuk kepengurusannya ke dinas yang bayarkan kita dan itu yang lagi diproses,” pungkasnya. ™

Share :

Baca Juga

Nasional

Laksanakan Giat Binmas,Aiptu R.P Siregar Sambangi SMP Tuah Negri

Kep Meranti

Wabup Meranti Bangga Hadir Ditengah Komunitas Adat Gagak Hitam, Penagak Marwah Adat Melayu

Kep Meranti

Tim Patroli BC 15027 Batam ” Bawa anjing Pelacak” Tiba Di Pelabuhan Selatpanjang

Kep Meranti

Lurah Timur Sosialisasi JKN Pertama Kalinya

Ekonomi

Terkait Jalan Semenisasi Hancur di Desa Bukit Ranah, Ini Tanggapan Camat dan Kadis PMD Kampar

Kep Meranti

Sekda Meranti Buka Rapat Koordinasi Unit Layanan Pengadaan (ULP) Se-Provinsi Riau

Kep Meranti

Joget Lambak Meranti Pukau Penonton di Tanjung Balai Karimun

Kep Meranti

Gadis Meranti Ini Di Ancam Lalu Di Perkosa 
error: Content is protected !!