Liputankepri.com,Selatpanjang,- Dinas Sosial pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, pengendalian penduduk dan keluarga berencana Kabupaten Kepulauan Meranti Provinsi Riau, mengelar kegiatan penyuluhan antipasi dini dan persiapan pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak, acara berlangsung selama dua hari 19 hingga 20 februari 2019, di ruang ballroom Affifa lantai dua (19/02/19) Selasa Pagi.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir ,said asmarudin Assisten II ( Setdakab ) Pemkab Meranti, Komisi I Bidang Pemerintahan DPRD Kepulauan Meranti, Ardiansyah, Ratna Juwita sari Kabid Dinas Sosial,dan beebrapa forum dari Ibu – ibu, dan beberapa tokoh masyarakat di Kepulauan Meranti.
Acara di awali dengan pembukaan doa, dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Komisi I Bidang Pemerintahan DPRD Kepulauan Meranti, Ardiansyah,
Ardiansyah, dalam kata sambuatan nya mengatakan, selama ini perempuan adalah korban, dan minta pelaku atau laki-laki diundang hadir dalam acara ini.
“Selama ini kita banyak mendengar kasus kekerasan terjadi kepada kaum wanita ataupun perempuan dilakukan oleh laki-laki, maka itu kita undang laki-laki dalam penyuluhan ini, ”
Disamping itu, said asmarudin selaku asissten II Pemkab Meranti, turut mengatakan kekerasan di Meranti, jumlah kasus kekerasan semakin meninggkat , ada 36 kasus meningkat menjadi 39 kasus kekerasan sejak tahun 2018 di kabupaten meranti
“Dengan angka kekerasan tertinggi di meranti kita berharap dengan adanya penyuluhan ini agar terhindar dari kekerasan terhadap kaum wanita, semoga dengan ada nya penyuluhan ini bisa mengurangkan angka kasus kekerasan yang selama ini terjadi dilingkungan kita” Harap Said (Red/An)










