Batam – Dinasti hiburan malam Planet Group di Batam yang diduga dikendalikan oleh Basri runtuh setelah digerebek dan disegel oleh Bareskrim Polri pada Agustus 2026 akibat kasus peredaran narkotika.

Operasi ini menyasar sejumlah titik strategis termasuk HH Club Planet 3.0, V Club, P2 Newton, dan Club F1 Planet Holiday, serta menyita 11 unit mobil.
Pengembangan perkara narkotika yang dilakukan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berujung pada pengamanan 11 unit kendaraan yang disebut berkaitan dengan Basri, sosok yang dikaitkan dengan jaringan di balik pengembangan perkara tersebut.
Pengembangan ini disebut berlangsung setelah aparat melakukan penggerebekan di salah satu tempat hiburan malam HH Club Planet. Dari rangkaian penanganan perkara tersebut, penyidik kemudian melakukan pengembangan terhadap sejumlah pihak yang diduga berkaitan dengan peredaran maupun kepemilikan narkotika.
Dalam proses pengembangan, sebanyak 11 kendaraan diamankan dari beberapa lokasi yang disebut sebagai kediaman Basri.
Adapun kendaraan yang diamankan yakni Toyota Hummer DK 1 JD, Daihatsu Rocky BP 1357 CC, Jeep Rubicon B 2374 SXI, Mitsubishi BP 1497 IS, Mitsubishi Pajero Sport BM 1655 UE, Honda Brio BP 1814 QR, Jeep Rubicon BP 378 VB, Toyota Fortuner BP 1745 RI, Toyota Avanza BP 1223 GF, Toyota Fortuner BK 1862 AD, serta Toyota Kijang Innova B 2736 UKP.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri Kombes Pol. Suyono membenarkan pengamanan 11 kendaraan tersebut oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri.
“Ada 11 mobil mewah diamankan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri,” ujar Suyono.
Menurut Suyono, seluruh kendaraan tersebut telah diamankan di beberapa tempat.
Pengembangan perkara juga mengarah kepada keberadaan Basri. Suyono menyebut Basri saat ini masih dalam pengejaran tim dan diduga telah melarikan diri ke Malaysia.
“Basri lari ke Malaysia, masih dalam tahap pengejaran tim,” katanya.
Rangkaian pengamanan kendaraan dan pengejaran terhadap Basri tersebut menjadi bagian dari pengembangan perkara narkotika yang tengah dilakukan aparat.
Namun, terkait dugaan keterlibatan Basri sebagai aktor kepemilikan narkotika maupun hubungan langsung dengan penggerebekan di HH Club Planet, status hukum dan konstruksi perkara tersebut masih menunggu penjelasan resmi dari penyidik.
- Peran Terkait: Dikenal luas sebagai figur penting atau tangan kanan yang mengelola operasional hiburan malam (seperti area klub/diskotek Planet) di Batam.
- Kasus Hukum: Namanya menjadi sorotan setelah Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menggerebek tempat hiburan (HH Club Planet) di Batam.
- Penyitaan Aset: Polisi mengamankan 11 unit kendaraan mewah yang diduga milik Basri sebagai bagian dari pengembangan kasus narkotika.
- Status Saat Ini: Ia dikabarkan melarikan diri dan masuk dalam pencarian pihak berwenang.
(Hallo Post)









