class="wp-singular post-template-default single single-post postid-268278 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Kep Meranti / Liputan Kriminal / Pekanbaru / Riau

Senin, 7 September 2026 - 14:39 WIB

Ditpolairud Polda Riau Tangkap Agen Pengirim PMI Ilegal di Pelabuhan Tanjung Harapan

MERANTI – Upaya pengiriman 10 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural ke Malaysia berhasil digagalkan Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Riau.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi menangkap seorang agen berinisial IS (54) yang diduga berperan dalam merekrut dan memberangkatkan para calon pekerja melalui jalur non-prosedural.

Direktur Polisi Air dan Udara Polda Riau, Kombes Pol Apri Fajar Hermanto, mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat terkait rencana keberangkatan rombongan calon PMI melalui Pelabuhan Tanjung Harapan, Selatpanjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

“Pada Selasa (1/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB, kami mendapat informasi mengenai adanya rencana pengiriman PMI non-prosedural ke Malaysia,” kata Apri, Senin (7/9/2026).

Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Intelair bersama personel KP.IV-1007 dan KP.IV-1008 langsung melakukan penyelidikan di kawasan pelabuhan.

Sekitar pukul 08.30 WIB, petugas menemukan 10 calon PMI berada di dalam pelabuhan. Polisi juga mendapati seorang koordinator rombongan tengah membagikan paspor dan tiket kapal MV Transjet kepada para calon pekerja.

Seluruh rombongan kemudian diamankan untuk menjalani pemeriksaan.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mengetahui 10 calon PMI tersebut merupakan warga Kepulauan Meranti yang hendak bekerja sebagai buruh di perkebunan semangka di Malaysia.Namun, keberangkatan mereka diduga menggunakan modus paspor wisata.

“Modusnya, mereka dibekali paspor wisata dengan masa berlaku kunjungan selama 30 hari. Mereka direncanakan bekerja selama 27 hari, kemudian dipulangkan sebelum masa berlaku paspor habis,” jelas Apri.

Menurut polisi, skema tersebut diduga digunakan untuk menghindari pemeriksaan keimigrasian terkait aktivitas bekerja di Malaysia dengan menggunakan dokumen perjalanan untuk kunjungan wisata.

Biaya perjalanan para calon PMI awalnya ditanggung oleh agen. Selanjutnya, biaya tersebut akan dipotong dari upah yang diterima para pekerja setelah bekerja di Malaysia.

Polisi kemudian melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Hasilnya, IS berhasil ditangkap sekitar pukul 09.00 WIB di kediamannya di Desa Selatpanjang Selatan.

“Dari pemeriksaan, IS mengaku telah menjalankan perekrutan dan pengiriman PMI non-prosedural sejak 2017. Dalam menjalankan aksinya, dia disebut bekerja sama dengan seorang warga negara Malaysia berinisial Tan,” ungkap Apri.

Dalam jaringan tersebut, Tan disebut bertugas menjemput para pekerja setelah tiba di Malaysia dan mengarahkan mereka menuju lokasi perkebunan.

Sementara IS memperoleh keuntungan sebesar 40 Ringgit Malaysia dari setiap calon PMI yang berhasil diberangkatkan.

Untuk mengungkap kasus tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya 10 buku paspor Republik Indonesia, 10 tiket kapal MV Transjet, satu unit telepon seluler, serta tangkapan layar percakapan WhatsApp antara tersangka dengan para calon PMI dan mitranya di Malaysia.

Atas perbuatannya, IS dijerat Pasal 83 juncto Pasal 68 juncto Pasal 5 UU RI Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia juncto Pasal 20 huruf c juncto Pasal 17 ayat (1) UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

“Tersangka terancam pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda maksimal Rp15 miliar,” pungkas Apri.

Kasus tersebut kini masih dalam proses penyidikan oleh Ditpolairud Polda Riau untuk mendalami kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam pengiriman PMI non-prosedural tersebut.**

Share :

Baca Juga

Riau

Ketua DPRD Menerima Kunjungan Silaturahmi Sekdaprov Riau

Kep Meranti

Bupati Hadiri Grand Final Bujang & Dara 2017

Ekonomi

Wakil Bupati Meranti Jenguk Siti Aisyah Warga Dorak Penderita Sakit Kelanjer Getah Bening

Berita

Serentak diadakan di 400 Titik di Indonesia,  Pj Bupati Kampar Lepas Gerak Jalan Santai HUT Golkar ke 58.

Kampar

Kunker ke Polsek Siak Hulu, Kapolres Kampar Gelar Pertemuan dengan Tokoh Masyarakat

Bengkalis

Pemdes Penebal Melakukan Pembinaan Peserta MTQ Setiap Minggu Pagi

Advertorial

Dorong Pelestarian Budaya Melayu, Puisi Karya Kepala BP Batam Guncang Panggung KSM ke-26

Riau

Jalan Lintas Riau – Sumbar Banjir,Ini Himbauan Kasatlantas Kampar
error: Content is protected !!