class="wp-singular post-template-default single single-post postid-266852 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:43 WIB

Kemnaker dan GoTo Perkuat Literasi Digital TKM Sektor Kuliner di Bandung

Bandung — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memperkuat literasi digital bagi Tenaga Kerja Mandiri (TKM) sektor kuliner melalui Talent & Innovation Hub (TIH) Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, Senin (8/6/2026), sebagai upaya meningkatkan kesiapan menghadapi tantangan ekonomi digital.

Kegiatan tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara BBPVP Bandung dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk mengenai Pelaksanaan Program Upskilling Literasi Digital bagi Tenaga Kerja Mandiri Sektor Kuliner.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, menilai kerja sama ini sebagai bentuk nyata sinergi pemerintah dan industri digital dalam memperkuat daya saing tenaga kerja di tengah transformasi ekonomi digital.

“Kegiatan ini merupakan contoh nyata kolaborasi strategis antara pemerintah dan industri digital nasional dalam membangun sumber daya manusia yang unggul,” ujar Cris Kuntadi.

Ia mengatakan, kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kolaborasi yang telah terjalin sebelumnya. Kemnaker melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) sebelumnya juga telah bekerja sama dengan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia serta pelindungan tenaga kerja mandiri.

Sejalan dengan itu, berbagai kegiatan kolaboratif telah dilaksanakan, antara lain program Training Upskilling serta kegiatan Maju Bersama GoFood bagi tenaga kerja mandiri sektor kuliner di Kota Bandung. Program tersebut mendapat respons positif dan menunjukkan tingginya antusiasme peserta dalam meningkatkan kapasitas usaha mereka.

Melalui berbagai program tersebut, peserta dari sektor kuliner didorong untuk meningkatkan keterampilan agar lebih adaptif terhadap ekosistem ekonomi digital berbasis platform.

Cris menegaskan, program ini mencerminkan implementasi kebijakan pemerintah yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Hadirnya program ini menunjukkan bagaimana kebijakan di tingkat pusat dapat diterjemahkan menjadi program konkret yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan peran Talent & Innovation Hub (TIH) sebagai ekosistem kolaboratif pengembangan talenta yang mempertemukan pemerintah, industri, komunitas, pelaku usaha, dan talenta digital untuk mendorong inovasi bernilai tambah.

Melalui pendekatan tersebut, peserta tidak hanya mendapatkan peningkatan kompetensi, tetapi juga pendampingan untuk masuk ke ekosistem digital guna mendukung pengembangan usaha.

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursid SH Kembali Tinjau Tanaman Jagung Pipil di Desa Kayu Aro

Berita

Hadiri Pengukuhan Yuwin Remaja, Wali Kota Harapkan Dampak Positif Yang Saling Menguatkan

Berita

Tingkatkan Kompetensi Aparatur, 63 Peserta Pelatihan Kepemimpinan Administrator Kabupaten Kepulauan Meranti Studi Lapangan ke BPSDM Provinsi Riau

Advertorial

Terima Audiensi Manager UP3 Dumai, Bupati Kasmarni Dukung Penguatan Layanan Kelistrikan Bengkalis

Berita

Gandeng BPKP Dan Kejaksaan, Bapenda Meranti Gelar Sosialisasi Pajak Dan Retribusi Daerah

Berita

Wakapolres Kuansing Silaturahmi ke Pondok Pesantren Syafaaturasul

Bangkinang

Ketua Koni Kampar Bersama Unsur Forkopimda Hadiri Upacara Peringatan Hari Olahraga Nasional Ke-41

Berita

Warga Tanjung Ketapang Berharap Mobil Sehat PT Timah Bisa Datang Kembali
error: Content is protected !!