Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Kepala BPS Kepri Sebut inflasi Kabupaten Karimun sebesar 1,75 persen dengan IHK 105,74 | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-257811 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Ekonomi / Kepri

Selasa, 3 Desember 2024 - 08:24 WIB

Kepala BPS Kepri Sebut inflasi Kabupaten Karimun sebesar 1,75 persen dengan IHK 105,74

KEPRI – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau mencatat sejumlah perkembangan ekonomi dan pariwisata di Provinsi Kepulauan Riau pada bulan November 2024. Dalam konferensi persnya di Kantor BPS Kepri, Senin (2/12).

Kepala BPS Kepri Margaretha Ari Anggorowati memaparkan data terkini mengenai Indeks Harga Konsumen (IHK), Nilai Tukar Petani (NTP), transportasi dan pariwisata.

Margaretha Ari menyampaikan bahwa pada November 2024, Provinsi Kepulauan Riau mengalami inflasi year on year (y-on-y) sebesar 1,89 persen dengan IHK mencapai 106,63. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Batam sebesar 2,04 persen (IHK 106,98), sedangkan inflasi terendah tercatat di Kota Tanjungpinang sebesar 0,97 persen (IHK 105,00). Kabupaten Karimun mencatat inflasi sebesar 1,75 persen dengan IHK 105,74.

Margaretha Ari menjeskan kenaikan harga pada delapan kelompok pengeluaran menjadi pemicu inflasi y-on-y ini, di antaranya, kelompok makanan, minuman dan tembakau naik sebesar 1,37 persen, kelompok pakaian dan alas kaki mengalami kenaikan sebesar 2,51 persen, Kesehatan naik sebesar 4,24 persen, Perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 8,57 persen dan Perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga naik sebesar 2,68 persen.

Baca Juga :  Pemda Natuna Gelar Rapat Kerja Pasca Bencana

Kemudian, kelompok transportasi naik sebesar 2,27 persen, kelompok rekreasi, olahraga dan budaya naik sebesar 0,44 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman restoran naik sebesar 1,41 persen, serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya naik sebesar 8,57 persen.

Sebaliknya, ada tiga kelompok pengeluaran mengalami penurunan, yakni, Pendidikan turun sebesar 1,84 persen, Informasi, komunikasi dan jasa keuangan turun sebesar 0,09 persen dan Perlengkapan rumah tangga turun sebesar 0,14 persen.

Selain inflasi year on year, Margaretha Ari juga mengatakan Inflasi month to month (m-to-m) pada November 2024 tercatat sebesar 0,24 persen, naik dari IHK 106,38 pada Oktober 2024 menjadi 106,63. Sementara itu, inflasi year to date (y-to-d) mencapai 1,41 persen.

Pada kesempatan yang sama, BPS Kepri juga mengumumkan Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Kepulauan Riau tercatat sebesar 103,72, turun 0,04 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) tercatat sebesar 104,00, turun 0,05 persen.

BPS Kepri juga mencatat adanya penurunan jumlah penumpang angkutan udara dan laut pada Oktober 2024, tercatat terdapat 164.273 orang menggunakan angkutan udara domestik turun 4,80 persen dan terdapat 322.236 orang menggunakan angkutan laut domestik, turun 2,38 persen.

Baca Juga :  Polres Karimun Tangkap Penjual Chip Aplikasi Higgs Domino

Sedangkan volume bagasi dan barang domestik angkutan udara juga turun 2,53 persen, dari 2.347,41 ton pada September menjadi 2.288,08 ton pada Oktober.

Di sektor pariwisata, tercatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Kepulauan Riau mencapai 137.999 pada Oktober 2024, turun 3,66 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Namun, angka ini meningkat 29,68 persen dibandingkan Oktober 2023.

Sementara itu, periode Januari-Oktober 2024, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) tercatat sebanyak 2.838.778 wisatawan, naik 54,01 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang mencapai 55,66 persen, naik 1,60 poin dibandingkan bulan September 2024.

Margaretha Ari menjelaskan bahwa data November 2024 menunjukkan stabilitas ekonomi Provinsi Kepulauan Riau dengan tingkat inflasi yang terkendali meskipun beberapa sektor mengalami penurunan.

“Pariwisata tetap menjadi sektor unggulan dengan peningkatan kunjungan wisatawan nusantara yang signifikan, mendukung pemulihan ekonomi daerah,” tutupnya. (Ky)

Share :

Baca Juga

Berita

Kemnaker Perkuat Pelatihan dan Penempatan Kerja Bagi Penyandang Disabilitas

Featured

Tarif Pas Masuk SBP Naik,Mahasiswa Demo Pelindo

Batam

Tahun 2019,Kejahatan Konvensional Meningkat di Kepri

Batam

Pemda Meranti Gelar Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Aparatur Dalam Implementasi SAKIP

Advertorial

PT TIMAH Ringankan Biaya Kuliah, Wildan Kini Bisa Wujudkan Cita-cita Menjadi Mahasiswa

Berita

KLC Mabar Tuding Ada Persekongkolan Proyek Golo Mori Libatkan Banyak Pihak

Advertorial

BP Batam – Setjen DPR RI Saling Tukar Informasi tentang Tata Cara Pengelolaan Aset

Advertorial

Bupati Kasmarni Pimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-80
error: Content is protected !!