class="wp-singular post-template-default single single-post postid-246802 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Riau

Rabu, 15 Februari 2023 - 10:57 WIB

Penyelesaian Konflik Menjadi Atensi Khusus Polda Riau, Karo Ops Kombes Kasero Manggala : Konsep Mitigasi Kita Kedepankan

PEKANBARU – Upaya penanganan konflik seperti sosial, ekonomi, pertanahan, dan lainnya dilakukan berbagai pihak. Tak terkecuali oleh pihak kepolisian, Polda Riau.

Karo Ops Polda Riau, Kombes Pol R Kasero Manggolo, mengatakan Polri berperan dalam mengatasi konflik di tengah masyarakat sebagaimana tertuang dalam UU No. 2 tahun 2002 tentang kepolisian.

Kasero Manggolo menyebut mitigasi penekanan konflik yang dilakukan Polri yakni upaya pencegahan, penghentian, dan pemulihan, dalam rangka mewujudkan kehidupan masyarakat yang terkendali tertib. Selain itu, hubungan damai dan harmonis dalam lingkungan sosial di masyarakat juga penting untuk dibangun dan dijaga.

“Beberapa item tersebut sebagai upaya polri dalam rangka mewujudkan satu ketertiban masyarakat di Provinsi Riau terhindar dari konflik,” ungkapnya dalam Rakor Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial se-Provinsi Riau, Selasa (14/2/2023).

Baca Juga :  Kepala BP Batam Amsakar Achmad Bertemu Menlu Singapura Vivian Balakrishnan

Menurutnya, konflik bisa bersumber dari politik, ekonomi, sosial, budaya, dan agama. Sehingga, kata dia, mitigasi yang dilakukan Polri untuk mengatasinya juga dengan cara politik, ekonomi, sosial, budaya, dan agama.

“Dua masalah pembangunan gereja di kabupaten Kampar dan Pelalawan. Kesbangpol di kabupaten dapat berkoordinasi dengan TNI Polri dan stakeholder lainnya,” urainya.

Konsep dari mitigasi itu sendiri melalui pencegahan yang diharapkan dapat memelihara kondisi damai di masyarakat. Ketika terjadi riak-riak perlu diantisipasi penghentian. Pemulihan pasca konflik pun menurutnya, perlu dilakukan dan menjadi satu kesadaran bersama agar ditangani.

Pamen berbunga tiga itu melanjutkan, mitigasi penanganan konflik dari Polda Riau yang terjadi per 1 Januari 2022 sampai 31 Januari 2023 sebanyak 206 konflik. Di antaranya konflik berat 45, sedang 82, dan ringan 76.

Baca Juga :  Pleno KPU Bengkalis Tetapkan Bupati dan Wakil Terpilih

“Berdasarkan data intelijen dari Polda Riau itu 206 tersebut telah selesai 161 konflik. Yang belum selesai atau masih proses 45 konflik. Konflik itu menurutnya telah selesai 78 persen,” urainya.

Hal itu juga terjadi pada periode 1 Januari 2023 sampai 10 Februari 2023, konflik yang belum selesai sebanyak 45.

“Konflik berat 19, sedang 17, dan ringan 9. Ini menjadi tanggung jawab kita semua untuk berkolaborasi mencegah konflik, pak Kapolda Riau saat ini, Irjen Moh Iqbal sangat komit untuk penyelesaian konflik,” ungkapnya.***

Share :

Baca Juga

Kep Meranti

Pelatihan Wirausaha Pemuda Kabupaten Meranti Resmi Dibuka

Kep Meranti

Kapolsek Tebingtinggi Barat dan Personil Berbagi Puluhan Bungkus Takjil

Advertorial

Komisi II DPRD dan PUPR Meranti Hearing Bahas Strategi Jemput Anggaran Pusat

Featured

Sambut Imlek Vihara Sejahtera Sakti Selatpanjang Lepaskan Ribuan Burung

Ekonomi

Wabup Meranti Tinjau Sekolah Di Rangsang Barat

Berita

Senin, KPK akan Sambangi DPRD Riau

Berita

Guyuran Hujan Sapu Sebagian Titik Api Di Riau Pagi Ini

Kep Meranti

Meranti Bersholawat ,Ribuan Santri Padati Taman Cik puan
error: Content is protected !!