class="wp-singular post-template-default single single-post postid-268311 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Nasional / Riau

Selasa, 8 September 2026 - 11:50 WIB

Polda Riau Kerahkan Drone Pemadam Api Tangani Karhutla di Siak

Siak – Polda Riau memanfaatkan teknologi drone untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Drone tak hanya digunakan untuk memantau titik api dari udara, tetapi juga diterjunkan langsung untuk melakukan pemadaman.

Teknologi tersebut digunakan dalam penanganan Karhutla di Desa Suka Mulia, Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Senin (7/9/2026).

Karolog Polda Riau Kombes Imran Amir mengatakan, tim Biro Logistik Polda Riau mengerahkan dua jenis drone dengan fungsi berbeda, yakni untuk mendeteksi lokasi kebakaran dan melakukan pemadaman dari udara.

“Kami menggunakan Drone Surveillance untuk mendeteksi titik api dan memetakan kondisi di sekitar lokasi kebakaran. Setelah titik yang membutuhkan penanganan teridentifikasi, pemadaman dilakukan menggunakan Drone BVD-M16 Fire Fighter,” kata Imran, Selasa (8/9/2026).

Menurut Imran, penggunaan drone membantu personel memperoleh gambaran kondisi lapangan dari udara sekaligus menjangkau titik yang membutuhkan penanganan secara lebih cepat.

Selain Drone Surveillance dan BVD-M16 Fire Fighter, tim juga mengoperasikan DJI Mavic 3 untuk mendokumentasikan perkembangan penanganan Karhutla melalui foto dan video udara.

Menurut Imran, teknologi ini menjadi alat pendukung bagi personel di lapangan dalam penanganan Karhutla.

“Drone dapat membantu mendeteksi keberadaan api, melihat situasi dari udara, kemudian mendukung pemadaman pada titik yang telah teridentifikasi,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Biro Logistik Polda Riau menerjunkan tujuh personel untuk mengoperasikan perangkat drone dan mendukung proses penanganan Karhutla di lokasi.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Riau Kombes Akmadi mengatakan, pemanfaatan drone merupakan bagian dari upaya Polda Riau memperkuat penanganan Karhutla dengan mengombinasikan kekuatan personel dan dukungan teknologi.

“Penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan dan ketepatan. Teknologi membantu kita mengetahui kondisi lapangan secara lebih cepat, tetapi tetap terintegrasi dengan kerja personel yang melakukan pemadaman dan pendinginan di darat,” kata Akmadi.

Ia menegaskan, Polda Riau dan jajaran terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran, termasuk dengan mengoptimalkan peralatan yang tersedia untuk mendukung personel di lapangan.

“Kami ingin setiap potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani secepat mungkin sebelum meluas. Karena itu, patroli, deteksi dini, kekuatan personel dan pemanfaatan teknologi terus kami maksimalkan,” tegas Akmadi.

Polda Riau juga mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan kebakaran atau indikasi munculnya titik api di lingkungannya.**

Share :

Baca Juga

Kep Meranti

Ketua IPMK2M Minta Ketua DPP & DPW PAN Segera PAW Oknum Anggota DPRD Meanti Diduga Enam Kali Tidak Menghadiri Rapat & Diduga Palsukan Tandatangan Daftar Hadir

Gaya Hidup

Kisruh Masalah Banjir,PT Mega Sedayu Estate Dilaporkan Oleh Kuasa Hukum Warga Kapling

Berita

Polri Terus Pantau Titik Api, Cegah Peningkatan Karhutla Tahun 2023

Berita

MPP Digital, Prospek Pelayanan Publik Di Kota Batam

Berita

Bela Negara Lawan Narkoba

Batam

Sebanyak 70 Tim Ikuti Desain Masjid Nongsa dan Musholla Taman Kolam

Kep Meranti

Jaga Kekhusyukan Ramadan, Tim Raga Polres Meranti Sisir Titik Rawan Premanisme dan Geng Motor

Berita

Anggota DPRD Natuna, Lamhot Sijabat berbagi rezeki kepada warga kurang mampu
error: Content is protected !!