Puluhan Santri Di Larikan Ke RS, Diduga Keracunan Usai Menyantap Nasi Kotak

- Jurnalis

Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

liputankepri.com, Karimun – Puluhan santri Pondok Pesantren Hidayatullah, Sememal, Kelurahan  Pasir Panjang, Kecamatan Meral Barat, Kabupaten Karimun dilarikan ke RSUD HM Sani Karimun dan Rumah Sakit Bakti Timah (RSBT) Karimun, Sabtu (27/7/2017) pukul 17.00 WIB.

Bukan hanya para santri, salah seorang guru laki-laki juga mengalami hal yang sama. Diduga mereka keracunan makanan, usai menyantap hidangan paket berupa nasi kotak dari salah seorang donatur pesantren, Sabtu (22/7/2017) siang , sekitar pukul 12.00.

“Satu orang guru dan 80 santri di Ponpes kita keracunan makanan yang disantap tadi siang, sekitar pukul 12.00 WIB. Berupa makanan nasi kotak   dengan lauk ayam, telur dan mie bihun sebanyak 150 kotak. Nasi tersebut berasal dari donator,” ungkap salah seorang pengurus pesantren Hidayataullah kepada wartawan, Sabtu (22/7/2017) malam.

Dirinya memjelaskan kejadian tersebut di ketahui sekitar pukul 16.00 WIB, sejumlah santri mengeluh pusing, mual terus muntah. Kemudian di berikan air kelapa untuk pencegahan, namun tidak berhasil. Diketahui, dari sekitar 135 sebanyak 80 santri berusia 7 sampai 17 tahun selain dari Karimun juga berasal dari Selat Panjang, Riau dan Batam.

​Puluhan Santri Dilarikan Ke RS, Diduga Keracunan Usai Menyantap Nasi Kotak

“Karena semakin banyak santri mengalami hal yang sama, ahirnya sekitar pukul 17.00 WIB, kita bawa ke dua rumah sakit tersebut. 80 orang santri yang diduga keracunan makanan tidak hanya dari Karimun, tapi juga ada berasal dari Selat Panjang Meranti, Ria dan juga Batam,” tambahnya.

Korban Keracunan

Hal senada juga disampaikan iDirut RSUD HM Sani, Zulhadi. Dirinya mengatakan berdasarkan dari keterangan salah satu wali santri kemudian disesuaikan dengan hasil diagnosa. Dugaan sementara keracunan makanan.

“Kita mau ambil sample atau contohnya dulu untuk membuktikan apakah benar keracunan makan atau tidak. Untuk langkah awal ini, kita berikan cairan infus kepada korban,” katanya. (Tim)

 

Editor : Paan

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Karimun Pimpin Taptu dan Pawai Obor HUT RI Ke-81
BNN dan Tim Gabungan Bongkar Kasus 2,6 Ton Narkotika Cair di Perairan Karimun
Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot
Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum
Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun
Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita
Jenguk Warga di RSUD Dorak, Bupati Asmar Tegaskan Komitmen Layanan Kesehatan Humanis
Ancaman Serius bagi Ekosistem Laut Akibat Penambangan TI Apung di Perairan Karimun

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:40 WIB

Kapolres Karimun Pimpin Taptu dan Pawai Obor HUT RI Ke-81

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:19 WIB

BNN dan Tim Gabungan Bongkar Kasus 2,6 Ton Narkotika Cair di Perairan Karimun

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!