Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Sekda Meranti Tinjau Lokasi Kebakaran Lahan di Desa Sokop Kecamatan Rangsang | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-23335 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti / Peristiwa / Riau

Jumat, 8 Maret 2019 - 15:46 WIB

Sekda Meranti Tinjau Lokasi Kebakaran Lahan di Desa Sokop Kecamatan Rangsang

LIPUTANKEPRI,SELATPANJANG–Ekstrim yang luar biasa diwilayah Kepulauan Meranti menyebabkan kebakaran lahan tak terhindarkan, setelah sebelumnya puluhan hektar lahan masyarakat di Tj. Pranap dan Mengkinkip Kec. Tebing Tinggi Barat habis dilalap si iago merah, kini giliran Desa Sokop dan Desa Tebun tepatnya di Dusun Mereng, dalam rangka mengantisipasi meluasnya Kerlahut dilokasi tersebut, puluhan petugas TNI dan Polri turun kelokasi, termasuk Sekretaris Daerah Kelulauan Meranti H. Yulian Norwis SE MM didampingi Kabag Humas dan Protokol Meranti Heri Saputra SH, Jumat (8/3/2019).

Tidak menunggu lama setelah mengetahui terjadinya kebakaran lahan di Desa Sokop dan Tebun Kecamatan Rangsang, Sekda langsung turun kelokasi kebakaran, setibanya dilokasi Sekda dan rombongan langsung berkoordinasi dengan seluruh pihak yang bertungkus lumus melakukan pemadaman selama beberapa hari ini.

Disitu, Sekda bertemu dengan Danramil Selatpanjang Mayor TNI Irwan, Pihak Kepolisian dari Polres Meranti, Satuan Pemadam BPBD Meranti, Masyarakat Peduli Api, dan unsur desa serta masyarakat.

Dari informasi yang dihimpun dilapangan, Tim Pemadaman Mangala Agni yang dipimpin oleh Danramil Selatpanjang Mayor TNI Irwan, sudah berada dilokasi sejak beberapa hari lalu untuk melakukan pemadaman, panas yang cukup ekstrim saat ini menyebabkan munculnya api dibeberapa titik hal itu cukup menguras energi Tim Pemadam karena harus bergerak cepat dari satu titik ke titik lainnya. Namun dari titik-titik itu kebakaran terbesar terjadi di Dusun Merang Desa Sokop.

“Dari laporan Yang diterima, Mayor TNI Irwan bersama Timnya sudah 20 hari melakukan pemantauan dan pemadaman dibeberapa titik munculnya api, karena memang akibat panas ekstrim dan angin titik munculnya api tak bisa diprediksi,” jelas Kabag Humas.

Menyangkut angka pasti luas lahan yang terbakar dilaporkan Danramil Selatpanjang belum dapat dijelaskan secara pasti namun diprediksi sebanyak puluhan Hektar yang tersebar di dua Desa yakni Desa Sokop dan Tebun Kecamatan Rangsang.

“Untuk luas lahan belum diketahui secara pasti karena harus melakukan pengukuran terlebih dahulu namun diperkirakan puluhan Hektar,” jelas Kabag Humas Hery Saputra, sesuai data yang dihimpun.

Sejauh ini upaya yang dilakukan oleh ini Tim Pemdaman dibawah komando Danramil Selatpanjang Mayor TNI Irwan dibantu oleh Pihak Polres Meranti, BPBD Meranti, Unsur Desa dna masyarakat telah membuahkan hasil, dimana api sudah mulai dapat dikendalikan. Namun Tim Pemdaman tak buru-buru berpuas diri sebab cuaca panas ekstrim masih berpotensi menyebabkan munculnya api dilahan gambut. Ditambah lagi hampir satu bulan wilayah Kepulauan Meranti tidak turun hujan.

Kepada Tim Pemadaman yang bertugas melakukan pemantauan dan pemadaman mulai dari TNI/Polri, BPBD, Unsur Desa yang dibantu masyarakat, Sekretaris Daerah yang didampingi Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra, mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah dilakukan dalam mengantisipasi Karlahut diwilayah Kepulauan Meranti.

Tak lupa agar kebakaran serupa tidak terjasi Sekda meminta kepada semua pihak dna elemen masyarakat untuk bersama-sama, bahu membahu mengatasi kebakaran lahan. Dan kepada warga pemilik lahan Sekda mewanti-wantinagar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan karena dengan cuaca panas ekstrim seperti saat ini akan memicu terjadinya kebakaran lahan, dan jika sudah terjadi kebakaran lahan maka yang bersangkutan dapat dikenakan sanksi pidana.

“Madi kita jaga dan awasi lahan masing-masing dari Kebakaran lahan, jangan melakukan pembakaran lahan dengan alasan apapun karena hal itu dapat memicu terjadinya kebakaran dan yang bersangkutan dapat dikenakan sanksi pidana,” pungkas Sekda Meranti mengingatkan. (Red/hms).

Share :

Baca Juga

Kep Meranti

Sekda Meranti Lakukan Panen Raya Padi di Desa Bina Maju Rangsang Barat

Kep Meranti

Wabup Said Hasyim Tinjau SLB Sekar Meranti

Berita

PLT Bupati Asmar Lantik 39 Pejabat Meranti

Kep Meranti

PBB Meranti Daftar KPU Setempat,H.Zulkaril Siap Jadi Anggota DPRD Meranti

Kep Meranti

Erry Gading : PT Pelindo dan PT Bumi Meranti, Harus Samakan Persepsi

Ekonomi

Wabup Meranti Menghadiri Apel Bersama Di Lapangan Kantor Gubernur Dalam Rangka Hut Provinsi Ke 61

Kep Meranti

Semarakkan HUT RI 72 Perlombaan Sampan Campang Di Desa Alai

Ekonomi

MUI Himbau Kepada Masyarakat Terkait Penemuan Sajjadah”Kepala Bertanduk”
error: Content is protected !!