Liputankepri.com,SELATPANJANG, -Arus kedatangan dan keberangkatan penumpang di Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang hingga kini terpantau masih normal. Walaupun sudah mulai terjadi peningkatan, akan tetapi belum signifikan.
Dari pantauan media ini di Pelabuhan Tanjung Harapan, Selasa (20/6/2017), arus penumpang masih berjalan normal. Bahkan, pihak pelabuhan belum melakukan sistem buka-tutup.
Berdasarkan data yang diperoleh dari Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), pada Selasa (20/6/2017) atau H-5 Lebaran Idul Fitri, jumlah kapal yang berangkat, maupun datang sebanyak 29 kapal. Sementara jumlah penumpang yang turun atau berangkat sebanyak 1597 orang dan penumpang yang naik atau datang sebanyak 1383 orang, serta penumpang yang lanjutan lainya.
Lebaran Idul Fitri, jumlah kapal yang datang dan pergi melalui Pelabuhan Tanjung Harapan sebanyak 29 kapal. Sedangkan penumpang yang turun atau berangkat sebanyak 1597 orang dan penumpang yang naik atau datang sebanyak 1383 orang,dan penumpang lanjutan.
“Memang dari data tersebut terlihat sudah terjadi peningkatan. Namun belum signifikan,” kata Kepala Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Selatpanjang, Usman Ys saat dikonfirmasi,Haluanriau Selasa (20/6/2017).
Menurutnya, pihak KSOP sudah siap menghadapi arus mudik Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah. Bahkan, dia memastikan bahwa kapal yang tersedia akan mampu memberangkatkan penumpang dari Pelabuhan Tanjung Harapan Selatpanjang.
“Total, kapal ada sebanyak 29 Kapal. Jadi, tidak akan ada penumpang yang telantar atau gagal berangkat nantinya namun sebelum kebarankatan kita sudah petik keselamatan kenayamana kebarangkatan alat kelengkapan kapal sebelum Ramadhan tahun ini,” tambahnya.
Walaupun telah terjadi penambahan jumlah penumpang, dia mengaku belum diberlakukan proses buka-tutup di Pelabuhan Tanjung Harapan. Proses buka-tutup akan dilakukan pada H-2 Lebaran Idul Fitri 1438 Hijriah, nantinya.
“Buka-tutup ini kami lakukan agar penumpang tidak berdesak-desakan dan teratur saat akan naik ke kapal. Karena, jika tidak diberlakukan buka-tutup, akan mengancam keselamatan penumpang,” ujarnya.
Kata Usman Lagi, malahan ada tambahan stop kapal yang di butuhan penumpang namun kita untuk antisipasi di lengkapi CCTV di Pelabunan di tambah Pengamanan dari Dishub, Polisi, Satpol PP dalam Operasi Ramadhaniah Siak 2017.tutup Usman.
“Saat ini aman saja tidak ada lonjakan penumpang, namun kalau kedepanya kita gak tahu, dan terjadi kecelakaan di Laut atau mesin rusak itu Kehendak Sang Khalik kita doakan tahun aman dan lancar bagi pemudik pulang dan pergi, “ungkap Usman. (Lk1).










