class="wp-singular post-template-default single single-post postid-2558 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Riau

Minggu, 13 November 2016 - 11:09 WIB

136 Anggota Polda Riau Terlibat Narkoba

Liputankepri.com,Riau -Sebanyak 136 anggota Kepolisian Daerah (Polda) Riau terjerat narkotika. Jumlah ini sangat mengkhawatirkan lantaran sebagai aparat penegak hukum malah menjadi pecandu bahkan pengedar barang haram tersebut. 

“Kurang lebih 136 orang dari 10.446 anggota polisi di Riau. Ini mengkhawatirkan saya, karena fenomenanya seperti gunung es,” kata Kapolda Riau Brigjen Pol Zulkarnain Adinegara saat bersilaturahmi dengan Jemaah Mesjid Akramunnas Universitas Riau, Jalan Ronggowarsito, Kota Pekanbaru, Jumat (11/11/2016).

Menurut Zulkarnain, kasus narkotika yang menjerat aparat polisi bisa saja lebih banyak dari jumlah tersebut. Sebab, jumlah yang terhitung itu hanya yang ketahuan saja. Tidak tertutup kemungkinan polisi yang terlibat lebih banyak dari itu karena mereka pandai menyimpan kedok sendiri.

“Mungkin jumlahnya masih banyak, ini baru yang ketahuan saja. Ini saya mohon tanggung jawab bersama,” kata Perwira Tinggi jebolan Akademi Kepolisian tahun 1985 ini, sebagaimana dikutip potretnews.com dari merdeka.com.

Atas temuan ini, Zulkarnain akan kembali menyajikan pembelajaran kepada jajarannya mengenai bahaya narkotika. Anak buahnya akan diberi pengetahuan tentang narkotika secara mendalam. Supaya jumlah aparat kepolisian yang terlibat narkoba bisa berkurang bahkan tidak lagi terjadi.

“Kita akan memaksimalkan pemahaman jajaran kepolisian terhadap bahaya barang haram tersebut. Di lingkup kepolisian dilakukan pembelajaran kembali,” tegas Zulkrnain.

Keterlibatan aparat dalam peredaran narkoba tidak hanya menjadi momok di internal kepolisian, tetapi juga mengkhawatirkan dan sangat berbahaya bagi masyarakat. Untuk itu, Zulkarnain meminta agar seluruh lapisan masyarakat untuk sama-sama memerangi narkotika.

Menjaga keluarga dari datangnya pengaruh narkotika menjadi pintu pertama untuk mengantisipasi penyebaran barang haram tersebut. Sebab, bahaya narkoba memang sudah menyebar hingga ke pelosok desa.

“Saya mohon tanggung jawab bersama. Saya akan berantas itu sekuat tenaga, tetapi saya mohon bantuan kerja sama bapak bapak,” ujar Zulkarnain. *

 

Share :

Baca Juga

Featured

Narkoba Dilemparkan Dari Luar Masuk ke Rutan Karimun

Dumai

Desak Kejaksaan Meranti Usut PLN Selatpanjang Dan PT. Thoyyibatul Rizki Atas Dugaan Pemasangan BPBL Tidak Sesuai Spek

Karimun

Bupati Meranti Resmikan Rumah Singgah dan Silahturahmi Dengan Masyarakat Meranti di Karimun

Featured

Satgas TMMD Ajak Siswa Siswi SMA N 1 Kundur Untuk Menjaga Kelestarian Alam

Batam

Polda Kepri Kirimkan Berkas Tersangka Pencurian Minyak CPO dari MT Tobanganen Ke Kejati

Featured

WFQR Koarmabar Tangkap Speedboat Bawa Sabu 1 Kg di Perairan Karimun Anak

Featured

Patroli Tengah Malam, Kapolsek Tualang Pimpin Pengecekan Pos Ronda Demi Wujudkan Lingkungan Aman dan Kondusif

Kep Meranti

Camat Tebing Tinggi Barat Berharap ASN,Anggota TNI & Polri Yang Berdinas Di TTB Setor Zakat Di Tempat Tugasnya
error: Content is protected !!