liputankepri.com, KARIMUN – Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Karimun, Afrizal, menjelaskan bahwa 188 calon jamaah haji (CJH) asal Kabupaten Karimun siap di berangkatkan ke tanah suci pada musim haji tahun ini. Kesemuanya terbagi dalam dua kloter.

“188 calon jamaah haji terbagi dalam dua kloter. Kloter pertama dari Batam menuju Madinah. Kloter terakhir dari Batam menuju Jedah,” kata Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Karimun, Afrizal usai acara pembekalan bagi jemaah haji di Gedung Nasional, Jumat (28/7/2017) sore.
Sementara total CJH Kabupaten Karimun yang batal dan menunda keberangkatan sebanyak 23 orang. Penundaan tersebut dikarenakan CJH ada yang sakit, meninggal, sudah haji, keluarga dan faktor ekonomi.
“Jumlah ini merupakan pembagian dari kuota untuk Provinsi Kepri pada tahun 2017, yang mendapatkan kuota sebanyak 1.286 jamaah yang berasal dari penambahan kuota secara nasional serta penambahan kuota dari pemerintah Arab Saudi,” jelasnya
Afrizal juga mengatakan, CJH Karimun kloter pertama akan berangkat pada Sabtu (28/7) pagi menuju Batam. Rencananya jemaah akan dilepas dari rumah dinas Bupati Karimun dan berangkat sekira pukul 10.00 WIB.
“Kloter pertama sebanyak 186 orang CJH berangkat dari embarkasi Batam, bergabung dengan CJH dari Kota Batam, Bintan, Lingga, Natuna dan Anambas pada tanggal 31 Juli 2017. Untuk kloter terakhir berangkat pada 25 Agustus 2017 dari embarkasi Batam,” terangnya.
Afrizal menyebutkan, secara keseluruhan, CJH Karimun dapat berangkat, meskipun ada empat CJH yang menggunakan kursi roda, namun mereka berangkat bersama-sama dengan pendamping masing-masing.
“Jamaah kita sudah mengikuti 10 kali bimbingan dari Kementrian Agama. Dan untuk kesehatan mereka juga sudah melaksanakan tes,” imbuhnya.(***)









