Jodhi: Beredarnya Berita Hoax Lantaran Adannya Ketidak Percayaan Masyarakat Terhadap Media Saat Ini

- Jurnalis

Rabu, 28 Maret 2018 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liputankepri.com,Jakarta – Ketua Ikatan Wartawan Online Jodhi Yudono menilai beredarnya berita hoax lantaran ada ketidak percayaan masyarakat terhadap media-media saat ini, yang sudah dimanfaatkan oleh kepentingan politik. Karenanya, muncullah jurnalisme warga atau citizen jurnalisme.

“Saya menilai, saat ini media tidak lagi independent, sehingga munculah sekarang citizen jurnalisme (jurnalis warga) yang bisa menyampaikan sesuatu,” kata Jodhi dalam Diskusi Media Di Hall Dewan Pers, Jakarta Senin (26/3/2018).

Karenanya ketika dia dipercaya untuk mengemban amanah menjadi Ketua Umum IWO pada September 2017 lalu, dia meminta kepada wartawan yang tergabung kedalam IWO untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat yang bersikap kritis, dan independen dengan membangun peradaban manusia.

“Karena itu, ini saatnya mengembalikan kepercayaan masyarakat kepada pers, dengan membangun peradaban dan dunia kemanusian,” ujar dia.

Baca Juga :  Terkait Oknum Wartawan Peras Kades, IWO Sambangi Polres Lingga

Apalagi wartawan senior yang sudah 25 tahun mengabdi di Grup Kompas itu, berharap di era teknologi saat ini berita-berita hoax dengan cepat menyebar. Karenanya jurnalis perlu meningkatkan kualitas pemberitaan guna menangkal berita provokatif, ujaran kebencian dan hoax.

“Hindari politisasi sara guna membangun keutuhan dan persatuan NKRI, sebab, saat ini kepentingan politik sangat tinggi ditengah Pilkada serentak saat ini,” ucap dia.

Diskusi Media yang bertema ‘Menakar Upaya konkret Media Online Dalam Melawan Hoax & Politisasi SARA Untuk Persatuan NKRI’ selain Jodhi sebagai narasumber, hadir juga Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Auri Jaya dan Direktur Eksekutif Komunikoten/Institue Media Sosial dan Diplomasi Hariqo Wibawa Satria, serta Kompol Bayu dari Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri.

Baca Juga :  Ketua DPR RI: IWO Sudah Diakui Secara Konstitusi

Sementara Auri menyatakan peran konkret dan tanggung jawab organisasi media online dalam menangkal berita provokatif, hoax hingga berujung pada politisasi haruslah melibatkan semua pihak, apalagi jika mengandung isu SARA.

Karena itu untuk mencegah kabar bohong itu, lanjut dia, media haruslah teliti mencari narasumber. Sebab, Ada berita yang sumbernya dari media sosial.

“Ya kalau sumber dan faktanya tidak bisa dipertanggungjawabkan tidak bisa dijadikan narasumber,” ujar dia.

Kalaupun mengutip dari medsos, haruslah jelas identitas dari akun medsos tersebut, sebab banyak para politikus sekarang mengunakan medsos untuk menyampaikan suaranya.

“Seperti itu bisa dijadikan sebagai narasumber,” tutup wartawan dari Jawa Pos Grup itu. (rls/IWO)

 

 

Follow WhatsApp Channel www.liputankepri.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-14 IWO Meranti, Pemkab Tekankan Pers Profesional dan Mitra Strategis Pembangunan
Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot
Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Pantau Perkembangan Jagung
Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum
Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun
Kepulauan Meranti Siap Wujudkan Layanan Publik Modern Berbasis IKD
Meranti Percepat Pembangunan Gudang Bulog, Asmar: Kunci Perkuat Ketahanan Pangan Daerah Kepulauan
Polres Karimun Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Pengemudi Ojol Wanita
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:18 WIB

HUT ke-14 IWO Meranti, Pemkab Tekankan Pers Profesional dan Mitra Strategis Pembangunan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:35 WIB

Terkesan Dibiarkan, Aktifitas Pengerukan Tanah Urug Milik Bujang Disorot

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:01 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Polsek Kampar Kiri Pantau Perkembangan Jagung

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Luput dari Pantauan Ataukah Sengaja Dibiarkan, Sabung Ayam di Pelipit Tidak Tersentuh Hukum

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:43 WIB

Konsumen Keluhkan Timbangan Para Pedagang di Pasar Puan Maimun

Berita Terbaru

error: Content is protected !!