Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Pemain Gitar Basis Band Seventeen Tewas, Gitaris dan Drumer Belum Ditemukan | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-21771 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Hiburan / Nasional / Peristiwa

Minggu, 23 Desember 2018 - 08:57 WIB

Pemain Gitar Basis Band Seventeen Tewas, Gitaris dan Drumer Belum Ditemukan

LIPUTANKEPRICOM,BANTEN,-Grup band Seventeen ikut jadi korban tsunami yang melanda Pantai Anyer di Kabupaten Pandeglang, Banten dan Lampung Selatan. Saat Kejadian, mereka menggelar konser di Tanjung Lesung Beach Resort.

Band berpersonelkan Bani (bass), Yudhi (gitar), Herman (gitar), Andi (drum), dan Ifan (vokal) sempat dikabarkan hilang pada saat kejadian malam tadi. Pagi ini, vokalis band Ifan menyampaikan kalau basis mereka dan salah satu krew meninggal dunia.

“Kita kehilangan basis kita Mas Bani dan road manajer kita Oki,” kata Ifan dalam video di Instagram @ifanseventeen sembari menangis.

Baca Juga :  Penumpang Lion Air Ditangkap Petugas Saat Menyelundupkan Sabu 1,2 Kg di Bandara Hang Nadim

Dia juga menyampaikan istrinya Dylan Sahara, Herman dan Andi belum ditemukan. Dia pun meminta doanya agar mereka segera ditemukan.

“Minta doanya cepat ditemuin dan iklas doanya buat Bani sama Oki. Selain itu semua selamat walaupun patah-patah dan luka,” katanya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan tsunami di kawasan pantai barat Provinsi Banten dan pantai selatan Provinsi Lampung diduga dipicu aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Baca Juga :  Febri Diansyah: Kock Meng Dilarang ke Luar Negeri

“Tidak ada gejala seismisitas tektonik yang memicu tsunami sehingga setelah tadi berkoordinasi dengan Badan Geologi bahwa diduga akibat erupsi tersebut, baik kemungkinan bisa langsung atau secara tidak langsung memicu terjadinya tsunami,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam jumpa pers di Kantor BMKG, Jakarta pada Minggu dini hari.

Menurut dia, terjadi aktivitas vulkanik berupa erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda pada sekitar pukul 21.03 WIB yang dipantau oleh Badan geologi.

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Bupati Kampar : Seramai 103 Kepsek SD & SMP Resmi Dilantik

Berita

Masyarakat Natuna menaruh harapan besar kepada Ansar-Marlin

Karimun

Bupati Karimun Serahkan Sertifikat Tanah

Nasional

Penerjun Payung Kopasus Di Temukan Tewas

Anambas

Bupati Natuna Pimpin Rapat Tim Gugus Tugas Covid-19

Berita

BC Kepri Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp18,2 Miliar

Karimun

Kepala BNNK Langkat Kunker Ke BNNK Karimun

Ekonomi

Tinjau Pembangunan Pasar Kundur, Bupati Temui Para Pedagang Dilokasi Sementara
error: Content is protected !!