class="wp-singular post-template-default single single-post postid-2573 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Featured / Nasional

Senin, 14 November 2016 - 11:26 WIB

Fahri Hamzah:Mulut Saya Ini Tidak Ada Hukumnya

Liputankepri.com,Jakarta – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menegaskan, bahwa setelah empat kali amandemen konstitusi, rakyat lebih kuat ketimbang negara. Rakyat memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat secara terbuka, salah satunya dengan cara unjuk rasa.

“Apalagi saya anggota DPR. Mulut saya dan tindakan saya itu tidak boleh dipidana, apalagi saat saya sedang melakukan pekerjaan mengawasi jalannya pemerintahan,” kata Fahri di Jakarta,seperti yang dilansir netralnews.com Minggu (13/11/2016).

Meski demikian, Fahri berjanji akan terus bersuara ketika melihat penyimpangan dalam pemerintahan. Dia mengakui hanya menjalankan tugas sebagai anggota legislatif yang berkantor di Senayan, Rumah Rakyat itu.

“Saya akan ngomong. Mulut saya ini enggak ada hukumnya. Itu konstitusi yang bilang begitu. Kalau mulut rakyat biasa bisa didelik. Kalau mulut saya, enggak bisa,” tegas politikus Partai Keadilan Sejahtera itu.

Menurutnya, eksekutif atau pemerintah memiliki kekuatan dalam mengelola struktur yang terdiri dari birokrasi, sipil dan militer, serta anggaran. Kekuatan itu mutlak diawasi oleh para anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), jelas Wakil Ketua DPR yang belakangan ini ramai diperbincangkan, karena sikapnya yang kontroversial dalam menyampaikan aspirasi publik.

“Karena itu perlu orang yang mengawasi. Dipilihlah orang kayak saya, 560 orang (anggota DPR). Mulutnya itu dikasih kekuasaan untuk ngomong apa saja. Supaya kewenangan yang besar itu bisa diawasi secara kuat,” kata Fahri.**

Share :

Baca Juga

Kep Meranti

Jaga Silatuhrami, Bupati Dan Jajaran Gelar Halal Bihalal

Featured

DPRD Meranti Gelar Paripurna Penyampaian Pandum Fraksi-fraksi Terhadap Rancangan Perda Tentang APBD Perubahan 2023

Berita

TKI Asal Karimun Dibunuh di Malaysia, Keluarga Berharap Jenazah Dipulangkan

Kep Meranti

Pawai Obor Meriahkan Hari Kemerdekaan RI Di Kepulauan Meranti

Featured

BPMPD Kampar Bantah Perjalanan Dinas Luar Perangkat Desa Bukan Plesiran

Berita

Bupati Karimun Himbau Masyarakat Kembali Patuhi Protokol Kesehatan

Batam

Di Janjikan Bekerja Di Singapura,30 Orang Calon Pekerja Lapor ke Polisi

Karimun

Inilah Hasil Rekomendasi Mediasi ASPEMO dengan Pemkab Karimun
error: Content is protected !!