class="wp-singular post-template-default single single-post postid-259161 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Berita / Gaya Hidup / Potret Timah

Selasa, 18 Februari 2025 - 17:49 WIB

Mangrove untuk Pesisir Berkelanjutan, PT Timah Kembali Tanam Ribuan Mangrove di Desa Sawang Laut

PANGKALPINANG — PT Timah Tbk terus berkomitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, salah satunya dengan menggalakkan upaya rehabilitasi ekosistem pesisir dengan melakukan penanaman mangrove di berbagai wilayah operasionalnya.

Program penanaman mangrove yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini bertujuan untuk mendukung upaya konservasi, mengurangi dampak abrasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, baik sebagai habitat biota laut, penyerap emisi karbon, maupun pelindung alami dari gelombang dan erosi pantai.

Oleh karena itu, PT Timah secara aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, komunitas lingkungan, akademisi, serta kelompok masyarakat untuk melakukan penanaman mangrove.

Seperti akhir pekan lalu, PT Timah kembali menanam 3000 batang mangrove di Pantai Desa Sawang Laut, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Sabtu (15/2/2025).

Anggota holding Industri Pertambangan MIND ID ini berkolaborasi dengan Pokdakan Tuah Bersatu, pelajar, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Pemerintah Desa bersama-sama menanam pohon mangrove.

Baca Juga :  Muhammad Rudi Bantu Warga Meriahkan Festival Lampu Hias di Karimun

Ketua Pokdakan Tuah Bersatu Amran mengatakan, ini kedua kalinya PT Timah Tbk bersama mereka melakukan penanaman mangrove di kawasan Pantai Sawang Laut.

Menurutnya, penanaman mangrove ini sangat penting dilakukan untuk menjaga ekosistem pesisir, apalagi saat musim-musim tertentu yang bisa menyebabkan abrasi.

“Tahun 2023 lalu PT Timah juga pernah menanam mangrove di kawasan sekitar sini dan itu cukup berhasil. Tahun ini PT Timah kembali tanam 3000 mangrove. Kalau pada musim barat itu air tinggi, dengan adanya mangrove ini bisa menjaga ekosistem pesisir ini,” kata Amran.

Menurutnya, selain bisa mencegah abrasi dengan adanya mangrove ini dapat memberikan dampak ekonomi bagi nelayan. Pasalnya, mangrove akan menjadi habitat bagi ikan dan kepiting.

“Kami juga mengajak pelajar dalam kegiatan ini, sebagai bentuk edukasi untuk mencintai lingkungan. Semoga nantinya mangrove yang telah ditanam dapat tumbuh subur sehingga bisa memberikan banyak manfaat,” ucapnya.

Baca Juga :  Kata Halaman Hadirkan Ruang Baca dan Mewarnai Gratis Setiap Akhir Pekan di Tanjungpinang

Dirinya mengapresiasi PT Timah yang terus konsisten membantu masyarakat di Desa Sawang Laut. Kehadiran PT Timah telah memberikan banyak manfaat bagi masyarakat.

“PT Timah sering membantu kami, tidak hanya dalam pengelolaan lingkungan seperti penanaman mangrove. Tapi masyarakat kami juga dibina melalui program CSR nya seperti budidaya perikanan, pertanian hidroponik dan bantuan sosial lainnya,” ucap Amran.

Dalam beberapa tahun terakhir, PT Timah telah menanam ribuan bibit mangrove di wilayah operasional Perusahaan. Program ini tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga pada pemeliharaan dan monitoring keberlanjutan pohon mangrove yang telah ditanam. Melalui program ini, perusahaan berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Wujudkan Generasi Emas 2045, Berikut Inisiatif PT Timah untuk Cegah Stunting dan Tingkatkan Gizi Anak

Berita

Kapolres Kampar Tinjau Langsung Pasar Murah di Polsek Tambang, 2 Ton Beras Dijual dengan Harga Terjangkau

Berita

Kejari Bintan Tetapkan Dua Pejabat BUMD

Advertorial

Bupati Resmikan Pondok Pesantren Tahfidz Alhuffazh Hadir Sebagai Pelopor Mencetak Generasi Islami

Berita

Bupati Karimun Resmi Membuka STQ XIII Tingkat Kabupaten

Berita

Polsek Merbau Bantu Warga Lewat Giat Kamis Barokah

Berita

Kades Golo Ronggot Membuka Launching Posyandu Remaja Perdana Di Desanya

Berita

Jum’at Curhat, Cara Polres Meranti Terima Saran dan Keluhan Masyarakat
error: Content is protected !!