class="wp-singular post-template-default single single-post postid-262373 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Advertorial / Berita / BP Batam

Kamis, 10 Juli 2025 - 20:07 WIB

Korea Selatan Minati Industri Re-refine Waste Machinery Oil Pertama di Batam

Batam – Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis menerima kunjungan Calon Investor dari Korea Selatan, Kim Junghyeon pada Selasa (8/7/2025) di Marketing Centre BP Batam.

Kim Junghyeon dalam pertemuan ini mengutarakan minatnya untuk berinvestasi pada bidang Re-refine Waste Machinery Oil Pertama di Batam, industri recycle minyak/oli bekas untuk di ekspor kembali ke berbagai negara tujuan.

Dalam diskusi ini, Fary Francis menyampaikan bahwa BP Batam siap mendukung penuh rencana investasi ini agar dapat berkontribusi memajukan Kota Batam.

“Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, BP Batam mendapat amanah untuk memajukan investasi di Batam dan minat dari Mr. Kim untuk berinvestasi di Batam sangat menarik bagi kami karena industri recycle minyak/oli ini akan menjadi yang pertama di Batam,” terang Fary Francis.

Baca Juga :  Suparman Tinjau Pedagang di Pasar Baru Ranai

“Saat ini BP Batam juga memiliki fasilitas KPLI – B3 serta berbagai perizinan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2025 yang memungkinkan industri recycle minyak/oli ini beroperasi di Batam, oleh karena itu kami berkomitmen mendukung penuh dan siap mendampingi prosesnya hingga selesai agar investasi ini dapat berkontribusi memajukan Batam,” pungkas Fary Francis.

Sebagai informasi bahwa BP Batam sejak tahun 1996 memiliki fasilitas KPLI – B3 yang kini berdiri di atas lahan seluas 20,4 hektar dengan 33 tenant yang hingga saat ini masih beroperasi mengelola limbah B3.

Dengan dukungan fasilitas tersebut, berbagai industri pengelolaan maupun daur ulang yang memanfaatkan bahan baku berupa limbah B3 sangat mungkin berdiri dan berproduksi di Batam dengan seluruh perizinan khususnya terkait lingkungan yang telah dilengkapi.

Baca Juga :  Gunakan Fasilitas Pemerintah, Syamsul Paloh Sorot Dugaan Pelanggaran Pilkada Kepri

Merespon yang disampaikan oleh Fary Francis, Kim Junghyeon ,mengucapkan ucapan terima kasih dan berharap dapat segera merealisasikan bisnisnya di Batam.

“Terima kasih atas waktu Bapak Deputi dan jajaran untuk menerima kunjungan ini, kami sangat senang dapat menyampaikan langsung rencana investasi kami dan ternyata BP Batam menyambut baik rencana ini,” ujar Kim.

“Dimulai dengan kebutuhan bahan baku berupa minyak/oli bekas sebesar 5 ton per hari dengan kualitas yang stabil, semoga kami segera menemukan kecocokan bahan baku disini dan proses perizinan bisa berjalan lancar sehingga investasi ini dapat segera terealisasi,” pungkas Kim.

Turut hadir dalam pertemuan ini beberapa Pejabat Tingkat III dan IV di lingkungan BP Batam serta Kabid. Perlindungan Lingkungan Hidup, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, IP. (MI)

 

Share :

Baca Juga

Berita

Diskusi Membangun Meranti, Pemkab Undang Akademisi UGM

Advertorial

PT TIMAH Tbk 2025: Akademik, Budaya, hingga Kewirausahaan dalam Satu Atap

Berita

Gubernur Kepri Kunker Ke Kabupaten Natuna

Advertorial

BP Batam Serahkan SK Pegawai Tetap, Dorong Penguatan SDM Unggul

Berita

Tekan Angka Penyebaran Covid-19 di Kepulauan Meranti, Tim Gelar Apel Gabungan KRYD

Advertorial

Kolaborasi Wamen UMKM, BP Batam, dan BRI Wujudkan Ekosistem UMKM Berdaya Saing

Berita

Ciptakan Kamtibmas Yang Aman Kondusif, Polres Siak Razia Sejumlah Tempat Hiburan Malam di Kandis

Bangkinang

Kurir dan 2 Pemakai Ekstasi di Tangkap Polsek Tambang
error: Content is protected !!