class="wp-singular post-template-default single single-post postid-265763 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Advertorial / Berita / Potret Timah

Rabu, 25 Maret 2026 - 17:13 WIB

Bangkitkan Ekonomi Lokal, PT TIMAH Hadirkan Rumah Batik untuk UMKM Kundur

KARIMUN — PT TIMAH (Persero) Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satunya dengan meresmikan Rumah Batik di Pulau Kundur, Kabupaten Karimun.

Rumah Batik yang dihadirkan PT TIMAH menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan kualitas produk, serta memperluas pemasaran hasil karya mereka.

Selain menjadi tempat produksi, rumah batik ini juga akan dimanfaatkan sebagai ruang pembinaan dan kolaborasi bagi pelaku usaha kreatif di wilayah tersebut serta tempat pemasaran produk.

Sebelumnya, PT TIMAH juga telah menggelar pelatihan membatik ecoprint bagi puluhan peserta di Kabupaten Karimun sebagai upaya untuk membina para pembatik dan juga pemberdayaan kelompok masyarakat.

Koordinator Komunitas UMKM dan Kreatif Pulau Kundur, Faridah Hanum, menyambut baik kehadiran Rumah Batik Binaan PT TIMAH. Menurutnya, fasilitas ini menjadi langkah nyata perusahaan dalam mendukung pelaku usaha lokal agar dapat berkembang lebih baik.

Ia menjelaskan, sebelumnya sejumlah pelaku UMKM di Kundur telah mengikuti berbagai pelatihan yang menghadirkan pembatik serta pelaku ekonomi kreatif dari Kabupaten Karimun. Dari kegiatan tersebut muncul gagasan untuk menghadirkan wadah bersama agar para pelaku usaha dapat terus mengembangkan keterampilan dan produk mereka.

Baca Juga :  Wujudkan Operasional Usaha yang Aman dan Produktif, Direktur Utama PT Timah Tbk Ingatkan Mitra Usaha Patuhi K3

“Setelah pelatihan, muncul keinginan agar kegiatan ini tidak berhenti hanya pada pelatihan saja, tetapi juga memiliki wadah yang bisa dimanfaatkan bersama. Alhamdulillah dengan dukungan PT TIMAH kini sudah ada Rumah Batik yang bisa menjadi tempat berkumpul sekaligus berkarya bagi pelaku UMKM,” ujarnya.

Saat ini sekitar 10 pelaku UMKM dari Pulau Kundur telah terlibat dalam kegiatan di Rumah Batik tersebut. Ke depan, jumlahnya diharapkan terus bertambah sehingga semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkan fasilitas ini untuk mengembangkan usaha.

Baca Juga :  Bobi Kurniawan: Perjuangan Veteran Jadi Teladan Bagi Generasi Penerus

Tidak hanya fokus pada pengembangan batik, Rumah Batik PT TIMAH juga membuka peluang bagi pelaku UMKM lain untuk meningkatkan kreativitas dalam berbagai bidang seperti kuliner, kerajinan, hingga inovasi kemasan produk.

Faridah menilai dukungan PT TIMAH terhadap UMKM di wilayah Kundur sangat banyak. Menurutnya, perusahaan tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“PT TIMAH tidak sekadar memberi bantuan, tetapi juga mendorong kami untuk terus meningkatkan kualitas produk, mulai dari desain hingga kemasan. Harapannya UMKM di Kundur bisa benar-benar naik kelas,” katanya.

Ke depan, Rumah Batik ini juga diharapkan menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku ekonomi kreatif di wilayah Kepulauan Riau, termasuk pengembangan motif batik yang dipadukan dengan tenun khas daerah serta dukungan dari desainer dan penjahit lokal. (*)

Share :

Baca Juga

Advertorial

Gelar Rapat Pemantapan MTQ Riau, Pemkab Bengkalis Maksimalkan Kesiapan dan Ekspos di Provinsi

Berita

Jalin Silahturahmi Melalui Olahraga, PT Timah Serahkan Bantuan Saran Olahraga Kepada Tim Sepakbola ASPAJA

Batam

Plt Kadinkes Kepri minta maaf terkait bocornya identitas pasien Covid -19 kepada publik

Berita

Sambut Ramadan 2025, Polda Sumbar Luncurkan Progra

Advertorial

Dari Marseille ke Rotterdam, BP Batam Amankan Peluang Investasi Maritim

Berita

kultas Bisnis LSPR Institute Bersama Kementerian Keuangan RI Menggelar Kuliah Umum

Berita

Kesenian Kuda Lumping Meriahkan Sempena HUT RI di Paya Rengas

Advertorial

Hadiri ALFI Convex 2025, BP Batam Dorong Penguatan Sektor Logistik
error: Content is protected !!