class="wp-singular post-template-default single single-post postid-268505 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Bengkalis

Selasa, 15 September 2026 - 21:31 WIB

Diduga Tidak mau Bayar Tukang Ojek Di Bengkalis Dibacok Penumpang, Kepala dan Tangan Terluka

BENGKALIS, liputankepri.com – Nasib nahas dialami Lehong(52 th), tukang ojek yang biasa mangkal di Pelabuhan Roro Air Putih, Bengkalis. Setelah mengantar penumpang ke Desa Kembung Baru, warga Kelurahan Damun, Kecamatan Bengkalis, itu justru dibacok menggunakan parang hingga mengalami luka di kepala dan tangan.

Lehong kini menjalani perawatan di RSUD Bengkalis akibat kejadian tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Senin (14/9/2026) dini hari setelah korban mengantar seorang penumpang.

Kepada petugas saat dirawat, Lehong menceritakan kejadian bermula pada Ahad (13/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat sedang bekerja seperti biasa di Pelabuhan Roro Desa Air Putih Bengkalis, ia mendapat penumpang yang meminta diantar ke Desa Kembung Baru.

Setelah bernegosiasi, keduanya sepakat dengan ongkos Rp250 ribu. Harga tersebut disepakati dengan pertimbangan perjalanan dilakukan pada malam hari.

Lehong kemudian membawa penumpang tersebut menuju Desa Kembung Baru. Perjalanan memakan waktu sekitar satu jam dan mereka tiba di jembatan Sungai Kembung sekitar pukul 01.00 WIB.

Sesampainya di lokasi, penumpang meminta Lehong berbelok ke jalan kecil dan berhenti. Penumpang kemudian mengatakan hendak mengambil sesuatu.

“Abang tunggu sebentar, saya mau ambil sesuatu,” ujar korban menirukan ucapan pelaku.

Pelaku lalu masuk ke dalam kapal pompongnya untuk mengambil sesuatu sebelum masuk ke rumah. Dalam kondisi gelap, pelaku tiba-tiba mendekati korban dan melakukan pembacokan.

“Karena situasinya gelap, tiba-tiba pelaku mendekati saya dan langsung membacok kepala saya sebanyak 2 kali dan saya berusaha melawan namun pelaku membacok lagi sebanyak 3 kali. Saya masih terus berusaha melawan sehingga parang pelaku terjatuh sedangkan pelaku melarikan diri,” ujar korban.

Setelah pelaku kabur, Lehong mengambil parang tersebut dan pergi menggunakan sepeda motornya menuju Jembatan Kembung sembari berteriak meminta pertolongan.

Namun, korban akhirnya tumbang di ujung jembatan karena kehilangan banyak darah. Warga yang datang kemudian memberikan pertolongan. Tak lama berselang, ambulans puskesmas membawa korban ke Puskesmas Pambang sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Bengkalis.

Kapolsek Bantan Iptu Muhammad Iskandar membenarkan kejadian tersebut. Polisi telah turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Bengkalis.

“Ya, kejadiannya Senin (14/9/2026) dini hari. Kami sudah perintahkan anggota ke lapangan dan sudah membawa korban ke Puskesmas dan kemudian di rujuk ke RSUD Bengkalis,” ujar Muhammad Iskandar, Selasa (15/9/2026).

Kasi Humas Polres Bengkalis Aipda Juliandi Baserah juga membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, tim Satreskrim masih melakukan penyelidikan.

“Ya, diduga korban penganiayaan. Tim Satreskrim masih melakukan penyelidikan di lapangan,” ujarnya singkat.|Safrizal

Share :

Baca Juga

Bengkalis

Waspada, Penipuan Mengatasnamakan Bupati Bengkalis Kasmarni

Bengkalis

Penyeberangan Roro Bengkalis Resmi Gunakan Sistem Tiket Elektronik

Bengkalis

Manfaatkan Dana PMN,PLN Targetkan 4.700 Desa Untuk Akses Listrik

Bengkalis

Kasmarni Sambut Baik dan Apresiasi Ajang Open Turnamen Sepak Takraw Camat Bengkalis Bermasa Cup

Advertorial

Bupati Bengkalis Silaturahmi dan Safari Ramadhan Bersama Masyarakat Kec. Mandau

Bengkalis

Bupati Kasmarni Paparkan Tindak Lanjut Hasil Evaluasi SAKIP dengan Kemenpan RB

Bengkalis

Bupati Bengkalis Sambut Kunker Kapolda Riau Dengan Jamuan Makan Malam.

Bengkalis

Rakor di Merbau, Sekda Meranti Tekankan 9 Hal Ini ke Aparatur
error: Content is protected !!