Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196

Warning: Undefined variable $txt in /home/liputank/public_html/wp-content/plugins/live-traffic-feed/admin/class-ltf-admin.php on line 196
Kelompok Tani Bina Tani Tailong Binaan PT TIMAH Panen Nenas Perdana | Berita Terkini class="wp-singular post-template-default single single-post postid-268563 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Advertorial / Berita / Potret Timah

Selasa, 22 September 2026 - 19:04 WIB

Kelompok Tani Bina Tani Tailong Binaan PT TIMAH Panen Nenas Perdana

Karimun — Budidaya nanas yang dikembangkan Kelompok Tani Bina Tani Tailong di Desa Kundur, Kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, mulai menunjukkan hasil. Kelompok tani binaan PT TIMAH (Persero) Tbk tersebut berhasil melakukan panen perdana nanas setelah mengembangkan puluhan ribu batang nanas sejak 2025.

Panen perdana ini menjadi penanda keberhasilan kelompok tani binaan PT TIMAH dalam mengembangkan potensi pertanian lokal sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi bagi anggota dan masyarakat sekitar. Dimana panen perdana pada Senin (21/9/2026) sebanyak 5000 batang nanas dipanen.

Ketua Kelompok Tani Bina Tani Tailong, Suparno, mengatakan keberhasilan panen tersebut menjadi bukti bahwa budidaya nanas yang mereka mulai sejak 2025 dapat berkembang dan memberikan hasil nyata.

“Dari tahun 2025 kami mulai penanaman. Sekarang kami buktikan hasilnya. Alhamdulillah, hasil panen perdana cukup memuaskan,” ujar Suparno.

Budidaya nanas tersebut dikembangkan oleh 10 anggota kelompok. Masing-masing anggota mengelola sekitar 5.000 batang sehingga total tanaman yang dibudidayakan mencapai sekitar 50.000 batang di lahan sekitar lima hektare.

Jenis nanas yang dibudidayakan adalah nanas Morris yang dinilai sesuai dengan karakteristik lahan di wilayah Kundur. Pada panen perdana, sebagian besar buah memiliki bobot sekitar 1,4 hingga 1,5 kilogram. Bahkan, terdapat buah yang mencapai bobot sekitar 2 kilogram.

“Target dan panen memang dilakukan bertahap. Kemarin kami panen sekitar 5.000 batang yang buahnya muncul hampir serempak. Hasilnya alhamdulillah cukup memuaskan,” katanya.

Baca Juga :  Liburan Seru, Tetap Waspada! Kapolres Kampar Patroli di Henferd Land XIII Koto Kampar

Pengembangan nanas menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dukungan PT TIMAH bagi kelompok tani untuk mengembangkan sektor pertanian produktif.

Suparno menuturkan, kelompoknya telah menjadi mitra PT TIMAH sejak 2023. Pada tahap awal, kelompok mendapatkan bantuan berupa mini kultivator yang dimanfaatkan untuk mendukung pengolahan dan penggemburan lahan.

Dukungan PT TIMAH berlanjut pada tahun 2025 dalam pertanian nanas,
bantuan digunakan untuk pengadaan bibit nanas, sedangkan sisanya dialokasikan untuk kebutuhan pupuk dan herbisida.

Menurut Suparno, dukungan tersebut membantu kelompok mengembangkan lahan yang sebelumnya memiliki keterbatasan. Karakter tanah di wilayah mereka cenderung berpasir dan berbatu, namun kondisi tersebut justru menjadi bagian dari karakteristik budidaya nanas di Pulau Kundur.

Keberhasilan budidaya nanas Bina Tani Tailong turut memberikan dampak bagi masyarakat sekitar. Menurut Suparno, semakin banyak warga yang tertarik menanam nanas setelah melihat hasil yang diperoleh kelompok.

“Alhamdulillah, betul-betul menunjang perekonomian kami. Di Desa Kundur, khususnya Dusun 1 Kampung Tailong, pertanian nanas sudah menjadi salah satu sumber ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, nanas telah menjadi salah satu komoditas pertanian yang identik dengan Pulau Kundur. Tidak hanya anggota kelompok, masyarakat lainnya juga mulai mengikuti budidaya nanas karena melihat peluang ekonominya.

Hasil panen kelompok pun mulai dipasarkan ke luar daerah. Sebagian nanas segar telah didistribusikan ke Batam.

Baca Juga :  Pimpinan dan Anggota DPRD Hadiri Acara Kenal Pamit Kapolres Bengkalis

“Untuk pemasaran, kemarin nanas kami dipasarkan ke Batam. Alhamdulillah, nanas segar yang kami bawa juga habis,” katanya.

Tidak berhenti pada penjualan buah segar, kelompok juga mulai mengembangkan potensi nanas menjadi berbagai produk olahan. Upaya ini dilakukan agar nilai ekonomi komoditas dapat terus ditingkatkan dan tidak hanya bergantung pada penjualan buah segar.

Sejumlah produk olahan yang telah dikembangkan antara lain dodol nanas, wajik nanas dan selai nanas. Suparno mengatakan, pengembangan produk olahan tersebut dilakukan bersama kelompok perempuan atau Kelompok Wanita Tani (KWT) sebagai bagian dari upaya memperluas manfaat ekonomi dari komoditas nanas.

Ke depan, kelompok juga berupaya mengembangkan pemanfaatan limbah nanas. Kulit nanas, misalnya, mulai dimanfaatkan untuk bahan pupuk cair melalui proses fermentasi.

“Harapan kami ke depan bukan hanya buahnya yang menghasilkan. Limbah kulit nanas juga sudah kami coba fermentasikan menjadi pupuk cair. Jadi semuanya bisa dimanfaatkan,” ujarnya.

Suparno berharap kolaborasi dengan PT TIMAH dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi pengembangan sektor pertanian masyarakat.

Menurutnya, pertanian memiliki peluang besar untuk mendukung perekonomian masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Kami tetap ingin berkolaborasi secara berkelanjutan. Apa pun bentuknya, yang penting bisa bermanfaat. Sektor pertanian cukup menjanjikan untuk mendukung ketahanan pangan daerah,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Berita

Resmikan Mako Baru Polsek Rangsang Barat, Kapolres Meranti Minta Pelayanan Ditingkatkan

Anambas

Polisi Tangkap 4 Kurir Ganja di Batam

Berita

Kapolres Karimun Lepas Pemberangkatan Mudik Gratis Lebaran 2023

Berita

Jepang Akan Kucurkan Dana Hibah Untuk Sektor Perikanan Natuna

Berita

Cabai Dan Daging Sapi Segar Naik, Disdagin Gelar Rakor Dengan Distributor Untuk Cari Solusi

Berita

Bekerjasama Dengan Askab PSSI, Disparpora Kepulauan Meranti Gelar Pelatihan Pelatih Lisensi D

Berita

Marlin Agustina: Kader Posyandu Garda Terdepan Dalam Kesehatan Masyarakat

Berita

Dalam Rangka Hari Bhayangkara Ke-76 Wakapolres Karimun Pimpin Latpra Ops Patuh Seligi 2022
error: Content is protected !!