class="wp-singular post-template-default single single-post postid-32042 single-format-standard wp-custom-logo wp-theme-detak-terkini unselectable">

Home / Kep Meranti

Jumat, 29 Mei 2020 - 19:56 WIB

BBPOM Pekanbaru Sidak Ke Meranti, Soal Temukan Ikan Kalengan Belatung

Liputankepri.com,Meranti- Terkait hebohnya Ikan sarden kaleng yang merupakan bagian dari item sembako bantuan Pemkab Kepulauan Meranti yang ditemukan mengandung ulat belatung membuat pihak Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Pekanbaru melakukan sidak ke Kepulauan Meranti.

Hadir langsung Plt Kepala BBPOM Pekanbaru Syarnida bersama dengan 5 orang tim lainnya didampingi pihak Disdagperinkop -UKM dan Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti. Pemeriksaan langsung dilakukan di Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos-P3A) Kabupaten Kepulauan Meranti.

Di sana pihak BBPOM langsung melakukan pemeriksaan terhadap produk sarden kaleng yang sebelumnya ditarik pihak Pemkab Meranti.

“Masalah pembagian sembako yang ada belatung di dalamnya, itu yang mau kami lihat apa penyebabnya, oleh karena itu kita turun karena pangan  terkait izin edarnya ada di Badan POM,” ujar Syarnida.

Dari hasil pemeriksaan, Syarnida mengatakan bahwa sarden kaleng merek PHO SUNG yang dibagikan tersebut adalah produk yang terdaftar dan tidak masuk kedalam daftar produk yang ditarik di pasaran.

“Dan nomor bachtnya tidak bermasalah, jadi layak untuk dibagikan,” ujarnya.
Diakui Syarnida bahwa produk PHO SUNG memiliki izin edar, hanya saja memang ada beberapa broduk dengan nomor bacht atau nomor produksi yang sudah ditarik dari pasar. Namun untuk produk yang ada di Pemkab Kepulauan Meranti tidak termasuk di dalamnya.

“Tetapi bukan merknya yang ditarik, merk itu terhadap nomor bets tertentu, yang tadi (hasil sidak) tidak termasuk produk yang ditarik,” jelasnya.

Nomor Bets ikan kalengan yang ditarik bernomor  483 PRD 26/12/2017 3502/01112 351, sementara nomor Bets ikan kalengan yang tidak ditarik  PRD 06/01/2018 3502/01112 351.

Terkait dengan adanya belatung di dalam produk tersebut, Syarnida menjelaskan karena produk kaleng mengalami kerusakan,”Yang rusak itu karena memang kalengnya sudah penyok, jadi sudah rusak. Jadi misalnya kita mau melihat makanan kemasan itu bukan hanya dari kadaluarsa, jadi kemasannya juga,” ujarnya.

Dikatakan Syarnida bahwa hasil penelusuran kepada kepala desa memang diketahui bahwa kemasan produk tersebut memang rusak,”Jadi sudah clear kenapa ada belatung, karena memang kemasannya rusak, jadi bisa saja terkontaminasi,” tuturnya.

Walaupun demikian Syarnida juga mengatakan telah mengambil 4 sampel kaleng sarden yang berbeda untuk diteliti lebih lanjut,”Kita akan lalukan uji labor, ada 4 merk semuanya yang kita ambil, untuk izin edarnya ada semua,” ujarnya.

Bila hasil uji labor ditemukan adanya bahan yang tidak layak dikonsumsi, pihak BBPOM akan kembali menerbitkan terkait produk tersebut yang menyatakan tidak layak konsumsi.

Sementara itu, Pemkab Kepulauan Meranti juga telah menarik sebanyak 34 kaleng ikan sarden merek PHO SUNGyang sempat didistribusikan kepada warga penerima bantuan dampak Covid-19 di Desa Lukun Kecamatan Tebing Timur itu Kamis (28/5/2020) lalu. Hari itu juga digantikan Dengan ikan kaleng yang lain dengan merek J&Y.

“Berdasarkan laporan dari pihak desa ada dua kaleng yang rusak dan sudah bercacing. Kita sudah menarik semua ikan kaleng tersebut dan sudah digantikan dengan ikan kaleng yang lain oleh pihak dinas,” ungkap Rudi Hasan, Kabag Humas dan Protokol Pemkab Meranti yang juga Pelaksana Harian (Plh) Camat Tebing Tinggi Timur, Jumat (29/5/2020).

Meski demikian, Rudi mengatakan Pemda tidak akan mendistribusikan ikan kaleng merek itu lagi,”Ikan kaleng merek PHO SUNG itu dimasukkan oleh penyedia karena ikan kaleng merek J&Y sempat putus pasokannya. Penyedia tidak tahu kalau merek itu ada yang dilarang. Sementara ada permintaan bantuan tambahan yang harus segera didistribusikan, sehingga penyedia berinisiatif memasukkan ikan kaleng merek PHO SUNG tersebut,” pungkasnya. (rls/tmy)

Share :

Baca Juga

Kep Meranti

Dalam Rangka Memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hut Pemuda Pancasila, MPC PP Meranti Gelar Aksi Donor Darah

Berita

PPKM Darurat Imbangan, Satlantas Polres Meranti Tingkatkan Patroli Cegah Kerumunan Warga

Kep Meranti

Pengurus Koperasi Silva Aulia Lestari Hormati Kebijakan Penertiban Panglong Arang Bakau

Ekonomi

Pemkab Meranti Lakukan Monev Proyek Infrastruktur di Kecamatan 3 T, Pastikan Kegiatan Proyek Berjalan Lancar

Kep Meranti

Tertipkan Aset, Wabup H. Asmar Intruksikan Kepada Pengguna Kendaraan Dinas Untuk Segera Kumpulkan Kendaraan Jika Tidak Akan Ditarik Paksa

Kep Meranti

Bupati Meranti Hadiri Pencanangan Kampanye Imunisasi MR dan Serah SK Bidan PTT Daerah Tahun 2018

Kep Meranti

Waah,Hingga Tahun 2023 Mendatang APBD Meranti Digunakan Bayar Hutang DAK & DR

Kep Meranti

Hati-hati, Penipuan Gunakan Nomor WA dengan Foto Profil Wakil Bupati Minta Transfer Uang
error: Content is protected !!